Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate mengatakan bahwa pihaknya bersama para operator seluler akan memutuskan mekanisme yang digunakan dalam blokir ponsel BM (black market) pada pekan ini.
"Mudah-mudahan kita bisa putuskan pilihan sistemnya apa, apakah pakai blacklist atau whitelist. Minggu ini kita putuskan bersama-sama dengan para pemimpin operator seluler," kata Plate usai menghadiri sosialisasi draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja di gedung Kominfo, Jakarta, Rabu (26/2/2020).
Sayang Plate enggan membocorkan kapan pertemuan itu akan digelar. Tetapi informasi yang diperoleh kantor berita Antara menyebut pertemuan itu akan digelar pada Jumat (28/2/2020).
"Ya, minggu inilah. Setelah itu sesuai dengan surat-surat keputusan dan kesepakatan-kesepakatan, maka aturan ini akan diimplementasikan pada 18 April 2020 dan seterusnya," Plate.
Selain itu, Menkominfo juga memastikan bahwa seluruh operator seluler untuk memiliki perangkat yang akan digunakan saat memblokir ponsel BM.
"Alat untuk memblokirnya enggak mahal seperti yang banyak dibicarakan, kok. Mereka sanggup (membeli). Investment-nya tidak memberatkan operator. Mereka siap," pungkasnya.
Kominfo pada pertengahan Februari ini melakukan uji coba blokir ponsel BM berbasis IMEI bersama XL dan Telkomsel. Skema blacklist dilakukan oleh XL Axiata pada Senin (17/2/2020) dan uji coba whitelist berlangsung sehari setelahnya bersama Telkomsel.
Kementerian Kominfo mengatakan bahwa uji coba dalam skala lebih besar akan digelar pada Maret mendatang.
Baca Juga: Uji Blokir Ponsel BM Berbasis IMEI dalam Skala Lebih Lengkap Digelar Maret
Berita Terkait
-
Xiaomi 18 Bocor Lebih Awal, Siap Tantang Galaxy dan iPhone di 2026
-
Rekomendasi iPhone Bekas Under 6 Juta Masih Layak 2026, Hindari Barang KW dan IMEI Terblokir
-
Panduan Praktis Daftar IMEI 2026: Sinyal Tak 'Ilang-ilangan' Lagi
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
7 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Membeli HP Bekas, Jangan Salah Pilih!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional