Suara.com - Beli HP baru kemahalan? HP bekas bisa jadi salah satu solusinya! Namun ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli HP bekas di tahun 2025.
Membeli HP bekas menjadi pilihan yang bisa dilakukan jika Anda ingin lebih hemat dan mendapatkan produk terkini.
Sebab dengan membeli HP dalam kondisi bekas, maka ada kemungkinan Anda bisa mendapatkan HP kekinian dengan harga yang relatif lebih rendah daripada harga barunya.
Akan tetapi, Anda tidak boleh sembarangan membeli HP bekas. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum Anda memutuskan deal dan membawa pulang HP bekas dari orang lain.
7 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Membeli HP Bekas Tahun 2025
1. Periksa Jaringan, Pastikan Tidak Rusak dan Kompatibel
Pastikan perangkat kompatibel dengan jaringan Anda. Jangan sampai Anda membeli HP bypass atau IMEI-nya terblokir sehingga tidak bisa digunakan.
Untuk iPhone, buka Setelan > Umum > Tentang > Kunci Operator. Jika tertulis "Tidak ada batasan SIM", perangkat tidak terkunci dan seharusnya berfungsi dengan semua operator.
2. Periksa Blokir IMEI
Selanjutnya, silahkan periksa IMEI-nya. Pastikan ponsel bekas yang hendak Anda beli IMEI-nya tidak diblokir.
Baca Juga: Isu Jual Beli Hp Wajib Balik Nama, Kemkomdigi Sebut Daftar IMEI Tidak Wajib
Ada alasan mengapa IMEI ponsel diblokir, pertama karena ponsel dibeli dari luar negeri. Kedua, jika perangkat dilaporkan hilang atau dicuri, nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity)-nya mungkin diblokir oleh operator.
Jadi, pastikan IMEI tersebut tidak masuk daftar hitam untuk memastikan ponsel dapat diaktifkan.
4. Konfirmasikan Perangkat Tidak Ada di Akun Aktif (Misal iCloud atau Akun Apple)
Ponsel yang saat ini terhubung ke akun aktif tidak akan dapat diaktifkan di akun Anda. Pastikan perangkat tidak terhubung ke akun aktif apa pun untuk menghindari masalah aktivasi.
Jadi jika Anda membel iPhone bekas, pastikan pemilik sebelumnya tidak lupa password iCloud dan Apple ID sehingga bisa di-logout.
Jika tidak bisa, maka Anda tidak bisa menggunakan akun Anda sendiri. Begitu juga saat Anda membeli Xiaomi, Samsung, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan