Suara.com - Sebagian besar universitas di Indonesia telah "meliburkan" para mahasiswanya dan meminta dosen untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah secara daring. Belakangan beberapa warganet membagikan curhatannya mengenai belajar dari rumah. Sebagian besar para mahasiswa itu mengatakan belajar dari rumah tidak enak karena mendapatkan lebih banyak tugas sekaligus harus membantu orang tua di saat yang bersamaan.
Ada warganet dengan akun Twitter @Intanastk mengeluhkan, tugas yang diberikan saat menjalani kuliah online jauh lebih banyak.
"#BelajarDiRumah nggak enak sih asli makin banyak tugas, mana deadline harus pas. Enakan masuk kuliah biasa dah mau itu matkul masuk apa engga diotak tetep bisa pulang ahaha. Di kampus kuliah bisa tidur lah ini mana bisa tidur, nggak aktif forum = alpa. Serem nggak tuh," cuit @Intanastk dalam kolom keterangan pada 21 Maret.
Ia juga mengunggah sebuah foto berisi perbandingan ekspektasi dan realita dari kuliah online.
Kedua unggahan itu pun sama-sama mendapatkan respon serupa dari warganet lainnya yang merasakan kuliah online.
"Sama... malah dikira mageran. Main ponsel terus seharian padahal pusing dikejar deadline," tulis akun @yaudah_iyainaja.
"Aku ngampus atau nggak ngampus tetep aja jadi babu," komentar @adeliaaaaaa.
"Bener banget baru aja ngerasain. Ayah bilang 'taruh itu tugasnya ini loh bantuin beresin nggak usah sibuk sama itu.' Cuma diem tapi dalem hati ngedumel 'ya terus ini nggak mau dikerjain kapan selesainyaaa, orang mau rajin nggak boleh'," tambah @zyynn_.
"Nggak enak please gue pusing gara-gara tugas," ungkap @Khoirunnisaaaz3.
Baca Juga: Canggih! Siri Bisa Skrining Jika Anda Terpapar Virus Corona
"Isi hati gue akhirnya tersalurkan," cuit @ns_merry.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali