Suara.com - Gerakan #DiRumahAja, demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) berdampak pada pedagang keliling, yang menggantungkan biaya hidup sehari-harinya lewat berjualan.
Hal tersebut juga dirasakan oleh seorang lelaki penjual telur gulung yang biasa berkeliling menjajakan jualannya menggunakan motor. Penjual itu mengaku hampir tidak ada yang membeli telur gulungnya selama seminggu.
Curhatan penjual itu dibagikan oleh akun Twitter @fullmoonfolks pada 25 Maret. Pemilik akun mengunggah foto yang memperlihatkan seorang lelaki berdiri di sebelah motor, dengan tempat untuk menggoreng telur di bagian belakangnya.
Pada bagian belakang motor itu juga tertempel kertas putih dengan tulisan, "Telur gulung Rp 1.000". Dalam curhatannya, penjual itu juga mengaku terpaksa menggoreng semua telurnya setiap hari meski tidak ada yang membeli karena tidak memiliki kulkas untuk menyimpan adonan telur.
"Udah seminggu hampir nggak ada yang beli. Kalau punya kulkas masih enak, taroin aja di situ. Saya nggak punya, jadi saya gorengin semua tiap hari," curhat penjual telur goreng itu seperti yang dicuitkan oleh pemilik akun @fullmoonfolks dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 13 ribu ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang membagikan informasi bahwa ada banyak orang di luar sana yang menbuka donasi, untuk diberikan kepada penjual keliling yang terpaksa harus berjualan di tengah wabah virus Corona.
"Hi, @Indorelawan saat ini ngebuka donasi teruntuk masyarakat kecil dalam pencegahan COVID-19 yang hasil donasinya akan didistribusikan ke teman-teman pedagang kaki lima, tunawisma, pedagang dan pekerja harian.Yuk spread our positivity," tulis akun @saleypisang.
"Buka media sosial akhir-akhir ini selain bikin parno sama penularan virus Corona, bikin diri ngerasa ditampar juga ya sama kabar yang kayak gini. Beruntung banget ya kita yang bisa stay at home tanpa mikirin gaji dipotong, sedangkan banyak di luar sana yang tetep kerja diluar tapi pendapatan menipis," komentar @Fiikanam.
"Saya juga merasakan, jualan ketroprak, seminggu laku hanya 4 porsi. Tetap ikhtiar dan berserah diri sama Allah," ungkap @anthongozali.
Baca Juga: Kreatif, Warganet Bikin Meme Kocak Dampak Penghapusan UN
"Galang donasi bang, profesi doi penyelamat masa kecil anak bangsa... Ayolah," tambah @longtimenoweed.
"Lelah banget liat yang kayak gini, pengen bantu tapi ekonomi aku juga pas-pasan. Hal kayak gini nih yang bikin gua bercita-cita buat jadi orang kaya supaya bisa bantu mereka," cuit @alwysright1.
Berita Terkait
-
Kalah Saing dengan Layanan Pesan Antar, Begini Curhatan Pedagang Keliling
-
Data Pasien Positif Covid-19 Bocor, Warganet Kesal Namanya Tercantum
-
Curhat Pengalaman Belajar dari Rumah, Warganet: Nggak Enak
-
Jurus Gojek Dukung Minimalisasi Penyebaran COVID-19 #dirumahaja
-
Beli Online, Isi Produk Perawatan Kulit Ini Bikin Warganet Menangis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan