Suara.com - Belum lama in potret emak-emak kumpul saat wabah corona bikin salfok usai diunggah di Twitter. Beberapa netizen menduga apa yang tengah dilakukan eman-emak ini. Ada yang menduga tengah melakukan proses transfer data alias bergosip.
Viral di Twitter, potret emak-emak asyik kumpul saat wabah corona ini diunggah pemilik akun @BanyuSadewa pada Rabu (25/3/2020) lalu.
Walaupun sudah diumumkan untuk melakukan social distancing, nampak dalam unggahan tersebut, empat orang emak-emak sedang berkumpul di sudut jalanan.
Masing-masing dari keempat emak-emak ini terlihat mengenakan masker sebagai upaya terhindar dari virus corona yang kian mewabah di tanah air.
Tidak diketahui dengan pasti mengenai apa yang dilakukan emak-emak ini. Namun, netizen menduga bahwa emak-emak tersebut tengah melakukan proses transfer data alias bergosip.
''Walau terbungkam masker, data harus tetap ditransfer'' tulis @BanyuSadewa dalam cuitannya.
Menjadi candaan netizen usai viral di Twitter, unggahan ini lalu dibanjiri berbagai komentar netizen yang sepakat jika emak-emak ini benar tengah melakukan proses transfer data.
''Pada dasarnya, gibah dengan metode face to face lebih mangtap kaka'' tulis akun @jmiemrsydh.
''Walaupun mereka sudah tutup mulut, tapi bukan sebuah penghalang'' balas netizen dengan akun @matandungs.
Baca Juga: Viral, Video 3D Paru-paru Pasien Covid-19 yang Digerogoti Virus Corona
''Jalan hidup mereka sebagai penyebar berita nggak bisa diganggu corona, salut'' ungkap pemilik akun @ForTubir.
''Demi informasi yang merata sekampung'' komentar netizen pemilik akun @Yhyiia.
Entah apa yang dilakukan emak-emak yang berkumpul di tengah wabah corona ini. Namun, unggahan ini menjadi viral di Twitter dalam waktu singkat karena begitu related dengan kehidupan sosial di Indonesia.
Unggahan mengenai emak-emak yang asyik kumpul di tengah wabah corona ini bahkan sudah mendapat lebih dari 7.900 retweets dan ratusan balasan dari netizen.
Berita Terkait
-
Emak-emak Kecantol 'Cinta Online', Berujung Duit Rp120 Miliar Lenyap
-
Anak Kritik Ada Ulat di Sayur! Emak-emak Ini Tetap Dukung MBG Demi Hemat Uang Jajan
-
Logika Emak-Emak Menakar Misteri Lauk Proyek MBG yang Diduga Disunat Kroni
-
Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral
-
Bikin Melongo, Emak-Emak Ini Angkut Motor Listrik Sambil Dibonceng
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan