Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta masyarakat tetap berada di rumah dan melakukan physical distancing untuk memutus penyebaran virus Corona (COVID-19). Tapi tidak semua orang memiliki pilihan untuk tetap berada di rumah.
Beberapa orang terpaksa harus ke luar rumah untuk mencari nafkah, seperti driver ojol dan penjual asongan keliling. Belakangan, seorang nenek berusia 84 tahun menunjukkan kepeduliannya, dengan menggantungkan mie instan di pagar rumahnya untuk diambil orang-orang lewat.
Dibagikan oleh akun Twitter @kamto_adi pada 4 April, pemilik akun mengunggah gambar berupa tangkapan layar isi pesan WhatsApp yang telah dipotong. Pada isi pesan tersebut, pengirim pesan melampirkan foto bagian depan sebuah rumah dengan bebetapa bungkus mie instan yang tergantung di pagar besi.
"Seorang ibu, 84 tahun, gantungin mie instan di pagar rumah. Dalam 2 jam ada 16 orang yang ambil. Kebanyakan ojol, orang jualan. Diikutin para tetangga. Eh ternyata ada juga yang nitip gantungin. Katanya: InsyaAllah nanti lanjut beras. Bisa dicontoh semangat gotong royong ini ya... mudah ditiru, semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan," tulis isi pesan WhatsApp dalam tangkapan layar tersebut.
Sayangnya, tidak diketahui di mana hal ini terjadi. Unggahan itu pun menarik perhatian warganet karena dapat ditiru untuk membantu sesama manusia di tengah pandemi seperti ini.
"Mari sebar kebaikan," cuit pemilik akun @kamto_adi dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 848 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Kebaikan itu menular," tulis akun @drsyuk_InfoKes.
"Inspiratif walaupun sederhana," komentar @gombesus.
Baca Juga: Alhamdulillah, Ada Kabar Baik dalam Penelitian Vaksin COVID-19
"Asal jangan harapan yang digantung. Kasian," tambah @jadugx.
"Alhamdulillah, semoga ditambah berlipat ganda rezekinya, ibu sepuh... pengen niru tapi takut kehujanan mienya, malah mubazir," ungkap @R4TN473.
"Keren ini mah," cuit @solakhudin1.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar