Suara.com - Kabar baik berhembus dari peneliltian vaksin virus corona (COVID-19) yang dilakukkan para ilmuwan Amerika Serikat (AS). Tes awal pada tikus dari vaksin COVID-19 yang diberikan melalui patch seukuran ujung jari, menunjukkan dapat menginduksi respons kekebalan terhadap virus COVID-19 pada tingkat yang mungkin mencegah infeksi.
Para peneliti di seluruh dunia hingga saat ini, sedang bekerja untuk mengembangkan perawatan atau vaksin potensial terhadap penyakit pernapasan yang telah membunuh hampir 47.000 orang dan menginfeksi hampir satu juta hanya dalam beberapa bulan.
Sebuah tim di Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh di Amerika Serikat mengatakan, mereka dapat bergerak cepat dalam mengembangkan vaksin COVID-19 yang potensial setelah bekerja pada virus corona lain yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS ).
"Kedua virus ini, yang terkait erat dengan SARS-CoV-2 (virus korona baru yang menyebabkan pandemi COVID-19), mengajarkan kepada kita bahwa protein tertentu, yang disebut protein lonjakan, penting untuk mendorong kekebalan terhadap virus. "Kami tahu persis di mana untuk melawan virus baru ini," kata Andrea Gambotto, seorang profesor di Pittsburgh, dilansir laman Metro.co.uk, Senin (6/4/2020).
"Hari ini, para ilmuwan Fakultas Kedokteran Universitas Pittsburgh @PittHealthSci mengumumkan vaksin potensial terhadap SARS-CoV-2, virus corona baru yang menyebabkan pandemi # COVID19," tulis @UPMCnews.
Ketika diuji pada tikus, vaksin prototipe, yang oleh peneliti disebut PittCoVacc, menghasilkan apa yang mereka sebut sebagai 'lonjakan' antibodi terhadap virus COVID-19 dalam dua minggu.
Peneliti Pittsburgh memperingatkan bahwa karena binatang belum dilacak untuk waktu yang lama, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah dan berapa lama respon kekebalan terhadap COVID-19 berlangsung. Tetapi mereka mengatakan bahwa dalam tes yang sebanding pada tikus dengan vaksin eksperimental MERS mereka, tingkat antibodi yang cukup diproduksi untuk menetralisir virus setidaknya selama satu tahun.
Sejauh ini, tingkat antibodi hewan yang divaksinasi SARS-CoV-2 tampaknya mengikuti tren yang sama, kata mereka dalam studi peer-review dalam jurnal EBioMedicine. Tim mengatakan, mereka berharap untuk mulai menguji kandidat vaksin pada orang dalam uji klinis dalam beberapa bulan ke depan.
Vaksin potensial menggunakan desain patch jarum, yang disebut array microneedle, untuk meningkatkan potensi potensinya. Array ini adalah sepetak jari berukuran 400 jarum kecil yang terbuat dari gula dan protein lonjakan, Gambotto menjelaskan. Ini dirancang untuk mengirimkan potongan protein lonjakan ke dalam kulit, di mana reaksi kekebalan terkuat.
Baca Juga: Berada di Luar Galaksi, Astronom Temukan Lubang Hitam Langka
Berita Terkait
-
Produsen Lucky Strike Bikin Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Tersedia Juni
-
Jika Vaksin Covid-19 Ditemukan, Akankah Hanya Bisa Didapat Si Kaya?
-
Mark Zuckerberg Bantu Bill Gates Temukan Vaksin COVID-19
-
Kemristek dan Lembaga Eijkman Pimpin Pembuatan Vaksin Covid-19 di Indonesia
-
Penelitian Baru Ungkap Ketahanan Virus Corona
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Rp4 Jutaan Terbaik, Pilihan Cerdas Upgrade Gadget Pakai Uang THR
-
35 Jawaban Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Balas Chat WhatsApp
-
35 Ucapan Minal Aidzin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin untuk Grup WhatsApp
-
56 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 Maret 2026, Kesempatan Raih hingga 999 Diamond!
-
15 Template Balasan WhatsApp Ucapan Lebaran 2026, Siap Kirim untuk Berbagai Situasi
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 Maret 2026, Klaim Hadiah Spesial Lebaran Gratis!
-
Terpopuler: 7 HP Paling Murah untuk Idulfitri, Cara Atasi Sinyal Lemot saat Lebaran
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal