Suara.com - Menyusui merupakan proses yang cukup mudah bagi mamalia darat ketika mereka melakukannya. Namun sebagian dari kita mungkin akan berpikir bagaimana mamalia laut seperti ikan paus bungkuk dalam menyusui anaknya.
Sebuah proyek penelitian oleh ilmuwan ini berhasil merekam dalam jarak dekat ketika paus bungkuk melakukan aktivitas menyusui (nursing) kepada anaknya.
Hal itu cukup langka karena peneliti menjelaskan bahwa rekaman tersebut belum pernah dilakukan sebelumnya, terutama mengenai aktivitas paus bungkuk.
Dalam rilis resmi yang diunggah oleh University of Hawaii, kita bisa melihat dalam video pada jarak dekat ketika anak paus (calf) mengkonsumsi semacam cairan susu pada induknya.
Proyek penelitian merupakan kolaborasi ilmuwan dari Marine Mammal Research Program (MMRP) University of Hawaii, Goldbogen Lab Stanford University dan Friedlander Lab University of California.
"Kita benar-benar dapat melihat apa yang dilihat dan ditemui hewan-hewan ini sendiri. Itu adalah rekaman unik dan langka yang kami peroleh, di mana itu memungkinkan kami untuk meneliti serangkaian aktivitas menyusui paus bungkuk," kata Direktur MMRP", Lars Bejder.
Dalam video, kita bisa melihat pemandangan luar biasa.
Seekor anak paus dengan hati-hati menavigasi ke perut ibunya untuk menelan camilan seperti susu.
Ikan-ikan kecil yang "oportunis" ikut bergabung mengambil sisa-sisa detritus laut yang lepas selama sesi pemberian makanan, ketika embusan susu yang hilang ikut hanyut di sekitarnya.
Baca Juga: Karena Pandemi, Hewan Langka Penyu Belimbing Kembali Berkembang Biak
Untuk merekam video menakjubkan ini, para peneliti menempelkan label suction-cup non-invasif yang dilengkapi dengan kamera, perekam akustik, sensor tekanan, dan akselerometer ke tujuh ekor anak paus bungkuk.
Dikutip dari Gizmodo, paus bungkuk dikenal sebagai salah satu mamalia terbesar di laut yang dapat tumbuh hingga 16 meter.
Data yang dikumpulkan dari suction-cup memungkinkan tim untuk mengukur waktu dan durasi terkait perilaku menyusui dan istirahat paus bungkuk.
Penelitian juga mencoba mengungkapkan bagaimana anak paus berinteraksi dengan induk serta ikan paus lainnya.
Proyek penelitian dan perekaman mengenai ikan paus yang menyusui anaknya tersebut dilakukan pada bulan Februari 2020 di lepas pantai pulau Maui, pulau terbesar kedua di Kepulauan Hawaii.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
55 Kode Redeem FF Terbaru 10 Januari 2026, Klaim M249 dan Bundle HRK Uniform Gratis
-
Terpopuler: Sikap Komdigi ke Fitur Grok X, Rekomendasi HP 1 Jutaan Memori Internal 256 GB
-
28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!