Suara.com - Google menggratiskan layanan telekonferensi videonya, Meet, untuk semua orang pemilik akun Google, yang semula hanya diperuntukan bagi mereka yang berlangganan G Suite.
"Hari ini, kami membuat Google Meet, produk konferensi video premium kami, gratis untuk semua orang, dengan ketersediaan yang tersedia selama beberapa pekan mendatang," ujar Vice President & GM, G Suite, Javier Soltero, dalam blog resmi Google, dilansir laman Antara, Kamis (30/4/2020).
"Kami bertahun-tahun telah berinvestasi dalam membuat Meet sebagai solusi konferensi video yang aman dan dapat dipercaya oleh sekolah, pemerintah dan perusahaan di seluruh dunia, dan dalam beberapa bulan terakhir kami mengakselerasi rilis fitur yang paling dinanti untuk menjadikannya lebih bermanfaat," Soltero melanjutkan.
Pada pekan lalu, Google Meet merilis empat fitur baru, salah satunya tampilan mirip platform telekonferensi video Zoom dengan menampilkan 16 peserta sekaligus dalam satu layar, yang tadinya hanya empat peserta dalam satu layar.
Pengguna Google Meet kini memiliki opsi untuk menampilkan secara langsung tab Chrome. Fitur baru lainnya adalah mode minim cahaya dan fitur penyaring kebisingan.
"Mulai awal Mei, siapa pun yang memiliki alamat email dapat mendaftar Meet dan menikmati banyak fitur yang sama dengan yang tersedia untuk pengguna bisnis kami, seperti penjadwalan sederhana dan berbagi layar, caption real-time, dan tata letak yang menyesuaikan dengan preferensi Anda, termasuk tampilan pengguna yang diperluas," kata Soltero.
Soltero menambahkan, mulai pekan depan Google akan secara bertahap memperluas ketersediaan Meet ke lebih banyak orang dalam beberapa pekan mendatang.
Hal ini berarti Anda mungkin tidak dapat langsung membuat rapat di meet.google.com, namun Anda dapat mendaftarkan diri untuk mendapat pemberitahuan saat tersedia.
"Hingga saat ini, Meet hanya tersedia sebagai bagian dari G Suite, solusi kolaborasi dan produktivitas kami untuk bisnis, organisasi dan sekolah. Ke depan, Meet akan tersedia bagi siapa saja secara gratis di web di meet.google.com dan melalui aplikasi seluler untuk iOS atau Android," ujar Soltero.
Jika Anda memiliki akun Google (jika Anda pengguna @gmail.com), masuk di meet.google.com untuk memulai. Jika Anda tidak memiliki akun Google, Anda perlu membuatnya sebagai alamat email pribadi atau kantor. Langkah ini, menurut Saltore, diperlukan sebagai pengamanan.
Baca Juga: China Blokir Game Bertema Virus Corona
Penggunaan Meet dibatasi 60 menit untuk produk gratis, meskipun Google tidak akan memberlakukan batas waktu ini sampai setelah 30 September. Durasi ini lebih panjang dibandingkan Zoom yang memberlakukan pembatasan durasi 40 menit untuk layanan gratisnya.
"Membuat ruang rapat terpercaya adalah hal yang penting, dan berhati-hati saat berbagi tautan rapat di forum publik dapat membantu menciptakan pengalaman yang aman untuk semua peserta," ujar Saltore.
"Harapan kami dengan membuat Meet dan G Suite lebih mudah tersedia untuk semua orang, akan lebih mudah untuk tetap terhubung dan produktif -- saat ini dan di masa depan," tutup Saltore.
Berita Terkait
-
Versi Awal Alat Pelacak Covid-19 Apple dan Google Siap Diuji Minggu ini
-
Dukung Gerakan Tetap di Rumah, Google Hadirkan Permainan Lawas Fischinger
-
Huawei: Butuh 300 Tahun untuk Kejar iOS dan Android
-
Khusus Tenaga Medis, Samsung dan Google Gratiskan Perbaikan HP
-
Jadi Tanya Jawab, Terjemahan di Google Translate Ini Bikin Ngakak
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum
-
Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam
-
7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun
-
4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik
-
Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!
-
POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya
-
4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat