Suara.com - PT XL Axiata merilis aplikasi Sisternet agar lebih maksimal dalam menjangkau kalangan perempuan di semua lapisan masyarakat. Perilisan secara daring di Jakarta pada Rabu (29/4/2020) itu juga menyoroti peran perempuan selama pandemi Covid-19 yang harus bekerja sekaligus mengurus keluarga di rumah.
"Dengan aplikasi, maka masyarakat, terutama kaum perempuan bisa lebih mudah mengakses program-program Sisternet dengan menggunakan smartphone. Tidak harus menggunakan komputer untuk bisa mendapatkan yang tampilan halaman yang lebih jelas," ucap Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata saat video conference, Rabu (29/4/2020).
Aplikasi Sisternet tersedia secara gratis di Google Playstore dan App Store. Aplikasi yang disiapkan selama 5 blan ini memuat berbagai agenda program yang dibagi dalam tiga segmen fitur, yaitu Sister Berbagi, Agenda Berbagi, dan Modul Pintar.
Dalam Sister Berbagi akan berisi kumpulan artikel untuk menginspirasi dan memotivasi kaum perempuan agar bis lebih mandiri dan berdaya. Hingga saat ini Sisternet memiliki lebih dari 12 ribu artikel.
Pada segmen Agenda Berbagi, pengguna akan menemukan kelas-kelas edukasi yang mengajarkan berbagai keterampilan digital, cara mendapatkan inspirasi, hingga bagaimana membangun jaringan.
Sedangkan dalam segmen Modul Pintar, tersedia modul-modul edukasi dalam format audio visual mengenai beragam topik yang diajarkan oleh para ahli di bidangnya. Saat ini sudah tersedia sekitar 40 modul audio visual mengenai digital parenting, karir, kewirausahaan, dan pengelolaan keuangan.
Selain tiga fitur tersebut, Sisternet juga akan menambahkan tiga fitur lainnya yang sedang dalam tahap pengembangan. Ketiga fitur tersebut mencakup Portal Forum yang berupa forum diskusi antarpelaku UKM, Media Podcast berisi berbagai informasi dan materi audio, dan Panic Button sebagai sarana untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Untuk penyediaan fitur Panic Button, Sisternet menggandeng Kementerian PPPA dan akan memberikan berbagai pelatihan pemasaran secara online kepada perempuan pelaku usaha kecil bersama Kementerian PPPA.
Sisternet pertama kali diluncurkan pada 23 April 2015 dan saat ini memiliki lebih dari 23 ribu anggota. Untuk terus meningkatkan nilai manfaat bagi kaum perempuan Indonesia, Sisternet menjalin kerjasama dengan berbagai komunitas dan organisasi perempuan, juga dengan banyak pegiat sosial di berbagai daerah.
Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Bahan Terbaik Membuat Masker Wajah di Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan