Suara.com - Dokter yang membantu menyelamatkan hidup Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan bahwa virus corona adalah 'polio generasi saat ini'. Dokter ini juga memperingatkan bahwa beberapa pasien Covid-19 akan menderita efek jangka panjang.
Sang dokter, Nicholas Hart, melalui akun Twitter miliknya menulis bahwa Covid-19 adalah polio generasi saat ini.
"Pasien akan mengalami sakit ringan, sedang, dan berat. Sebagian besar pasien akan memiliki kecacatan fisik, kognitif, dan psikologis pasca penyakit kritis yang akan membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang," cuit Hart dilansir laman Daily Mail, Selasa (5/5/2020).
Sementara pada 22 Maret lalu, sehari sebelum Inggris menerapkan status lockdown, Hart juga sempat berkeluh soal tim medis yang kewalahan menangani pasien Covid-19.
"Permohonan bantuan. Saya telah bekerja selama 18 jam sehari, seperti kebanyakan tim medis lainnta, untuk memastikan kami dapat melindungi semua pasien kami dan semua tim NHS kami yang luar biasa," ujarnya kala itu.
"Virus corona adalah penyakit serius dan saya ingin semua orang menjaga dan tetap aman dan ini mengharuskan Anda untuk tetap di dalam rumah."
Satu bulan berselang, PM Inggris Boris Johnson memuji kinerja Hart dan konsultan Dr Nick Price yang berhasil membantunya mengatasi virus berbahaya tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi, Johnson bahkan membubuhkan kata 'Nicholas' pada nama putranya yang baru saja lahir. Sang dokter yang mengetahui hal ini mengaku merasa terhormat dan rendah hati telah diakui dengan cara seperti itu.
Sekadar informasi, polio adalah penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan kematian. Meskipun program pemberantasan polio global sudah lama dilakukan melalui imunisasi, namun penyakit ini masih ditemukan di kawasan Asia dan Afrika.
Baca Juga: Asus Vivobook S14 S433 Segera Meluncur
Berita Terkait
-
Takut Virus Corona Covid-19, Banyak Orang Akhirnya Berhenti Merokok
-
Ilmuwan China Ungkap Alasan Covid-19 Sulit Dimusnahkan Secara Total
-
AS Klaim Punya Bukti, Inggris Minta China Transparan Soal COVID-19
-
Wabah Corona di Pemukiman Padat Tambora
-
Waspada Corona Gelombang Kedua, Korea Selatan Ubah Sistem Rumah Sakit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya