Suara.com - Sebuah studi di Inggris menunjukkan bahwa masker, termasuk masker kain, bisa menjadi jalan keluar sementara untuk kembali ke kehidupan normal di tengah wabah Covid-19.
Studi yang digelar oleh Delve - kelompok ilmuwan dari berbagai bidang dan dikoordinasi oleh akademi ilmu pengetahuan Kerajaan Inggris, Royal Society - menunjukkan bahwa masker mampu menangkal penyebaran Covid-19.
"Analisis kami menunjukkan bahwa penggunaan masker bisa mengurangi transmisi oleh orang (dengan Covid-19) yang tidak bergejala dan yang belum menunjukkan gejala," tulis para peneliti seperti dilansir The Guardian.
"Jika dikenakan dengan benar, masker termasuk masker produksi rumahan yang terbuat dari kain bisa mengurangi penyebaran virus," imbuh mereka.
Studi berdasar pada 3 pertimbangan utama, yakni bahwa penyebaran Covid-19 banyak disebabkan oleh mereka yang tidak menunjukkan gejala; bahwa virus corona menyebar lewat droplets; dan masker bisa meredam agar droplets tidak menyebar ke udara.
Dalam studi itu mereka menganalisis beberapa studi tentang pengaruh penggunaan masker terhadap penyebaran penyakit menular.
Mereka juga menunjukkan data bahwa penyebaran Covid-19 di negara yang warga mengenakan masker lebih cepat diredam ketimbang di negara yang warganya tak mengenakan masker.
Studi, sayangnya, itu dikritik oleh sejumlah ilmuwan yang mengatakan studi itu tak berbasis data aktual dan malah menggunakan data dari studi tentang penyakit menular lain, bukan Covid-19.
Simon Clarke, pakar mikrobiologi seluler dari Universitas Reading, misalnya mengatakan bahwa studi itu miskin bukti dan karenanya cuma layak disebut sebagai opini.
Baca Juga: Covid-19 Ada di Prancis Sejak Desember 2019, Pasien Tak Pernah ke China
Semenara Antonio Lazzarino, pakar epidemologi dari University College London menyindir studi itu sebagai "review berbasis kesaksian dan studi non-klinis yang dilakukan secara tidak sistematis."
"Ini bukan penelitian," tegas dia.
Tetapi ada pula yang mendukung. Trisha Greenhalgh dari Universias Oxford mengatakan bahwa mewajibkan seluruh warga mengenakan masker bisa menjadi jalan keluar untuk kembali ke kehidupan normal.
"Studi itu mengumpulkan banyak bukti, termasuk penjelasan ilmiah soal transmisi virus dan keampuhan masker kain dalam studi di laboratorium dan di pengujian acak terkendali," kata Greenhalgh.
Berita Terkait
-
5 Clay Mask Korea Kemasan Jar untuk Atasi Minyak dan Pori
-
Masker Viva Bengkuang Dipakai Berapa Kali? Ini Anjuran dan Review Pembeli
-
Lawan Penuaan! 4 Hydrogel Mask Adenosine Bikin Wajah Kencang dan Kenyal
-
Kulit Auto Cerah dan Glowing, Cek 5 Wash-Off Mask Andalan untuk Kulit Kusam
-
Bye Kulit Kusam! 4 Masker Hydrogel Korea dengan Kandungan Niacinamide yang Bikin Wajah Glowing
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali