Suara.com - Penelitian terbaru menyimpulkan bahwa pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 atau negatif dari uji swab test, tidak berarti mereka sudah aman dari virus tersebut.
Sebagaimana dikutip laman Mirror, Selasa (12/5/2020), virus corona masih bertahan di tubuh pasien hingga sebulan, tepatnya menempel di kotoran atau tinja pasien.
Temuan ini sendiri sudah peringatkan oleh para ilmuwan dari University of Stirling. Mereka menyebut bahwa virus corona dapat menyebar melalui saluran pembuangan.
Profesor Richard Quilliam yang memimpin penelitian itu mengatakan, Covid-19 tak hanya menyebar melalui tetesan droplet yang berasal dari batuk, bersin, atau menempel pada benda-benda yang sudah terinfeksi saja.
“Baru-baru ini, dikonfirmasi bahwa virus (Covid-19) juga ditemukan dalam kotoran manusia hingga 33 hari setelah pasien dinyatakan negatif dalam uji swab test Covid-19,” papar Quilliam.
“Belum diketahui apakah virus dapat ditularkan melalui rute faecal-oral. Namun, kita tahu bahwa pelepasan virus dari sistem pencernaan dapat bertahan lebih lama daripada pelepasan dari saluran pernapasan. Oleh karena itu, ini bisa menjadi jalur yang penting tetapi belum dikuantifikasi untuk peningkatan paparan,” imbuh Quilliam mengingatkan.
Dalam penelitian tersebut, Quilliam bersama timnya mempresentasikan contoh dari wabah Sars 2003. Ketika A SARS-CoV-1 terdeteksi di saluran pembuangan di dua rumah sakit di China, tim menyoroti bahwa sebagian besar pasien virus corona tidak menunjukkan gejala. Maka, mereka menyimpulkan adanya risiko yang sangat besar dari penyebaran virus melalui saluran pembuangan.
Sementara itu, susunan struktural Covid-19 menunjukkan bahwa virus dapat tetap bertahan dalam air limbah hingga 14 hari.
“Pengangkutan virus corona dalam air dapat meningkatkan potensi virus untuk menjadi aerosolis, terutama selama pemompaan air limbah melalui sistem pembuangan limbah, dan selama pembuangan dan pengangkutan selanjutnya melalui jaringan drainase resapan air,” ujarnya.
Baca Juga: Duh! Ilmuwan Peringatkan Permukaan Laut Naik 1 Meter pada 2100
Berdasar temuan tersebut, para peneliti mendesak pemerintah Inggris untuk menginvestasikan sumber daya untuk mengedukasi risiko terkait dengan penularan Covid-19 melalui feses.
Meski begitu, temuan ini masih dalam tahap awal. Tapi untuk pencegahan, para peneliti menganjurkan agar manajemen pembuangan air limbah harus diperbaiki.
”Pada saat dunia begitu terfokus pada jalur pernapasan, memahami peluang viru
Berita Terkait
-
Sasar Orang Miskin, Corona Bukan Lagi 'Virus Orang Kaya'
-
Bikin Mewek, Kampung di Jogja Ini Saling Berbagi Dengan Cara Unik
-
China Disebut Curi Data AS Terkait Vaksin dan Pengobatan Covid-19
-
Lawan Virus Corona, NASA Siap Turun Tangan
-
Virus Corona Disebut Bisa Masuk Tubuh Lewat Mata, Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi
-
J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya
-
Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU
-
Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan
-
5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race
-
Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026
-
Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim
-
Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'
-
DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat
-
Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif