Suara.com - Sebuah game komputer baru telah dirilis, untuk mengajari anak-anak pentingnya menjaga jarak fisik atau physical distancing. Game kolaborasi yang dibuat oleh Richard Wiseman, profesor Public Understanding of Psychology di the University of Hertfordshire, dan Martin Jacob, seorang pengembang game asal Perancis.
Disebut "Can You Save the World?" game ini membantu anak-anak memahami bagaimana menjaga jarak dapat menyelamatkan nyawa selama pandemi virus Corona (Covid-19).
Game ini dianggap sebagai game komputer bertema Covid-19 pertama di dunia. Wiseman mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa game yang mendorong perilaku sosial yang positif dapat mempengaruhi tindakan orang di dunia nyata.
Wiseman dan Jacob saat ini sedang mencari cara untuk mengembangkan game dalam bentuk aplikasi dan mengatakan pemerintah, sekolah, dan otoritas kesehatan dapat memanfaatkan game ini untuk mendorong jarak sosial.
"Bagi saya ini mungkin lebih efektif daripada memberikan pengumuman menakutkan, terutama bagi anak-anak," ucap Wiseman, seperti yang dikutip dari Weforum.org, Kamis (21/5/2020).
Dalam game tersebut pemain harus memainkan karakter dalam bentuk animasi menggemaskan. Pemain dapat menggunakan tombol arah panah untuk bergerak maju, mundur, ke kanan, dan ke kiri. Pemain harus menghindari orang-orang yang lewat, pengendara sepeda, dan orang-orang yang bersin.
Orang-orang yang harus dihindari ini dikelilingi oleh lingkaran berwarna hijau, sebagai zona pengecualian. Pemain juga dapat mengumpulkan masker dan mengantarnya ke petugas kesehatan untuk menyelamatkan nyawa tambahan.
Selain masker, pemain pun dapat mengambil bahan makanan termasuk gulungan tisu toilet. Jika pemain menabrak seseorang, pemain akan kehilangan poin. Karenanya, pemain harus mengumpulkan power-ups untuk mendapatkan HP dan efek khusus.
Wiseman mengatakan sekitar 15.000 orang telah memainkan game itu sejak diluncurkan. Meskipun dirancang untuk anak-anak, orang dewasa juga dapat memainkannya.
Baca Juga: Beli Pelampung Mini, Penampakannya Malah Bikin Warganet Ini Kesal
Jika pemain dapat menyelamatkan 7 miliar nyawa atau setara dengan jumlah populasi dunia, maka pemain akan menang. Anda bisa mencobanya di sini!
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
Terkini
-
EA Sports FC 26 Dapat Diskon Besar: Cuma Rp50 Ribu di Steam, Versi Switch Gratis
-
HP Murah Vivo Y500 4G Siap ke Indonesia dan Nepal, Usung Baterai 8.100 mAh
-
5 HP OPPO dengan Desain Kamera Mirip iPhone, Mulai Harga Rp2 Jutaan
-
Asus Dawn 7S Debut dengan Varian Anyar, Usung RAM 16 GB dan Ryzen AI 5 330
-
Huawei Ajukan Paten HP Mirip Galaxy Z Flip tapi 'Lipat Tiga', Ponsel Makin Compact
-
Spesifikasi dan Review Lenovo TA410: TWS Open-Ear Murah, Cocok Buat Olahraga
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital