Suara.com - Setelah menanti versi stabil atau rilis penuh dari game Lokapala lebih dari 3 bulan, kini para pemain bisa merasakan sensasi game MOBA pertama buatan Indonesia di Android. Akun resmi Instagram Lokapala menjelaskan bahwa reset game akan dilakukan pada hari ini (21/05/2020) sebagai tanda berakhirnya masa Open Beta.
Sebagai informasi, Lokapala sebenarnya sudah tersedia di Play Store dan bisa dimainkan sejak awal Februari lalu.
Namun sayangnya, saat itu baru versi Beta yang tersedia sehingga pemain masih terkendala banyak Bug dan kesalahan sistem pada game.
Setelah menunggu lebih dari 3 bulan, para pemain MOBA Lokapala atau sering disebut para Ksatriya, akhirnya dapat mencicipi versi stabil pada tanggal 20 Mei 2020.
Berakhirnya versi Beta juga membuat Anantarupa Studios selaku developer harus melakukan reset game.
"Perlu kami informasikan juga bahwa Battle Statistics (win rate dan match count) akan direset untuk menandakan berakhirnya masa Open Beta. Reset akan dilakukan 21 Mei 2020, pukul 24:00 malam," tulis keterangan di akun resmi game Lokapala (@lokapala_moba).
Game Lokapala versi stabil resmi dirilis setelah diadakan acara Grand Launch di channel YouTube Lokapala MOBA pada hari Rabu (21/05/2020).
Grand Launch Lokapala juga menghadirkan sambutan dari Wakil Menteri Perdagangan RI, Jerry Sambuaga dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid.
Bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 2020, Jerry Sambuaga mengaku bangga menjadi saksi bersejarah peluncuran game MOBA pertama buatan Indonesia.
Baca Juga: Persija Jakarta Resmi Luncurkan Game Mirip Pokemon GO
"Di hari yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, beberapa sahabat kita, anak bangsa kita, berhasil membuktikan bahwa mereka mempunyai semangat dalam menghasilkan karya. Kita di sini menjadi saksi bersejarah dalam peluncuran game berjudul Lokapala yang dikembangkan oleh Anantarupa. Lokapala adalah eSports game pertama dan 100 persen buatan Indonesia," kata Jerry Sambuaga.
Sebagai informasi, game Lokapala merupakan MOBA pertama buatan Indonesia yang dibesut oleh Ananantarupa Studios selaku developer dan Dunia Games selaku publisher.
Ketika ditanyakan mengenai alasan genre MOBA yang dibuat oleh Ananantarupa Studios, sang COO (Chief Operating Officer) bernama Diana Paskarina menjelaskan bahwa MOBA masih mempunyai penggemar yang tinggi.
"Sebenarnya developer kita punya mimpi besar ya, karena kita melihat potensi game ini sangat besar. Dan kita sendiri, tim-tim kita rata-rata pemain game. Tapi sampai saat ini masih sangat sedikit game lokal yang mampu bersaing dengan game asing. Kenapa kita pilih MOBA ya, karena ini eSports. Sekarang ini kan eSports lagi tinggi sekali trennya. Nah, kita mau ikut bersaing memasuki pasar eSports. Dan MOBA itu sendiri terbukti sebagai game yang digemari gamer-gamer internasional maupun dalam skala nasional," kata Diana Paskarina saat acara Grand Launch Lokapala.
Disebutkan kalau Lokapala akan menjadi game mobile yang berfokus pada eSports yang terinspirasi dari mitologi, sejarah dan budaya Indonesia.
Bahkan ada salah satu Tanker dalam latar belakang ceritanya yang merupakan seorang mahapatih.
Karena sudah dalam versi stabil, nantikan review game MOBA Lokapala dari tim HiTekno.com ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis