"Orang yang kelebihan berat badan dengan kondisi paru-paru penyakit obstruktif kronik (PPOK), yang terkait dengan kerusakan yang disebabkan oleh merokok, juga memiliki lebih banyak dari reseptor atau titik masuk yang diperlukan untuk infeksi virus corona di paru-paru mereka," kata penulis studi Dr Andrew Higham dari University of Manchester.
"Ini berarti pasien-pasien tersebut mungkin memiliki risiko lebih besar terkena Covid-19 karena meningkatnya peluang infeksi," imbuhnya.
Pendapat tersebut juga didukung oleh Profesor Sanjay Sharma, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Universitas NHS NHS Trust di London Selatan dan juru bicara Masyarakat Kardiologi Eropa.
"Semakin banyak lemak yang Anda miliki, semakin banyak reseptor ACE2 yang Anda dapatkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gara-Gara Lockdown, Dua Pertiga Warga Inggris Mengalami Obesitas
-
Ilmuwan Duga Mink Dapat Tularkan Virus Corona ke Manusia
-
Kabar Baik, Pasien Virus Corona Berhenti Jadi Infeksius setelah 11 Hari
-
Melemah Secara Misterius, Apa yang Terjadi dengan Medan Magnet Bumi?
-
Alhamdulillah, Obat Virus Corona Pertama Diklaim Tersedia Bulan Depan
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung