Suara.com - Para peneliti mengungkap bahwa bahan umum yang ditemukan dalam banyak obat batuk dan pilek, seperti Benylin dan Night Nurse dapat menyebabkan virus Corona (Covid-19) berkembang biak.
Penemuan ini dibuat sebagai bagian dari penelitian global terhadap obat yang sudah ada sebelumnya dan cara obat-obat tersebut digunakan untuk mengobati Covid-19.
Tim ilmuwan internasional menemukan bahwa dekstrometorfan, bahan aktif umum dalam pereda batuk, dapat menyebabkan patogen Covid-19 bereplikasi.
Meskipun ini tidak berarti kondisi akan selalu memburuk atau menyebabkan risiko lebih tinggi dari gejala yang parah, para ilmuwan memperingatkan agar tidak agar tidak menggunakan obat dengan bahan tersebut.
"Kami telah mengidentifikasi obat yang dijual bebas yang tampaknya pro-virus, yang menurut saya perlu diwaspadai oleh orang-orang. Jika saya terinfeksi Covid-19, saya akan berpikir dua kali untuk meminum sirup obat batuk," ucap Profesor Nevin Krogan dari University of California, San Francisco, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (4/6/2020).
Dekstrometorfan digunakan oleh produsen obat batuk dan pilek untuk menahan sinyal di otak yang memicu refleks menjadi batuk. Tim ahli mengatakan karena penggunannya di hampir semua sirup batuk umum, kemungkinan akan digunakan oleh orang untuk mengobati batuk yang merupakan gejala utama virus Corona.
Para ilmuwan melakukan tes pada sel-sel dari monyet hijau Afrika yang memiliki respon terhadap obat mirip dengan manusia. Ilmuwan dari Institut Pasteur di Paris menemukan bahwa setelah dekstrometorfan diberikan ke sel monyet yang terinfeksi virus, laju pertumbuhan virus Corona meningkat.
Profesor Brian Shoichet mengatakan ini sangat penting untuk diberi tahu kepada masyarakat dan pejabat.
Namun, beberapa kandungan obat batuk tertentu dapat membantu pasien yang terpapar. Ilmuwan menemukan chemastine antihistamin, haloderidol antipsikotik, dan beberapa bahan obat batuk seperti cloparastine dapat membantu.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari YouTube, Ini yang Perlu Dilakukan
Berita Terkait
-
Kenali Bedanya, Batuk Akibat Covid-19 Bisa Terjadi 24 Jam dan Memburuk
-
Batuk di Depan Polisi dan Ngaku Covid-19, Pria Ini Didenda Rp 5,3 Juta
-
Selain Batuk, Gejala Covid-19 Ini Juga Ditemukan pada Anak
-
Cara Mudah Bedakan Batuk Biasa dan Gejala Covid-19
-
Pria ini Ceritakan Gimana Virus Corona Covid-19 Menyerang Orang Sehat!
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
65 Kode Redeem FF Terbaru 12 Januari 2026: Raih Skin SG2, Scar Megalodon, dan Sports Car
-
Poster Vivo X200T Terungkap: Bawa Kamera Zeiss, Andalkan Chip Kencang MediaTek
-
7 HP Murah Chip Kencang dengan Memori 256 GB Januari 2026, Harga Mulai 1 Jutaan!
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya