Suara.com - Developer Call of Duty, Infinity Ward, berkomitmen untuk memerangi rasisme yang secara tak sengaja berkembang melalui platform-nya. Berdasarkan keterangan dan cuitan baru dari perusahaan, mereka segera mengeluarkan kebijakan untuk menghukum para player yang terciduk melakukan tindakan rasis.
Pada hari Kamis (04/06/2020), akun Twitter resmi milik Infinity Wark mengeluarkan pengumuman mengenai kebijakan baru mereka.
Pengumuman ini dibuat setelah dua hari lalu mereka juga mengumumkan penundaan peluncuran season anyar pada Modern Warfare dan Call of Duty: Mobile.
Sebagai informasi, Modern Warfare Season 4 dan Call of Duty : Mobile Season 7 telah diundur untuk waktu yang belum ditentukan.
Saat itu mereka mengumumkan dukungan gerakan Black Lives Matter dan menjelaskan bahwa peluncuran season kurang tepat jika dilakukan saat ini.
Berbagai demonstrasi besar-besaran terjadi pada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat setelah pria kulit hitam, George Floyd (46) mendapatkan kekerasan rasial hingga meninggal dunia oleh oknum anggota polisi Minneapolis.
Dia dicekik menggunakan lutut hingga akhirnya meninggal dunia pada hari Rabu (27/5/2020). Video kekerasan berbau rasial itu telah tersebar di internet.
Sebagian besar publisher game ikut mengutuk kejadian itu sehingga mereka juga mengeluarkan kebijakan untuk memerangi rasisme.
Dalam pengumuman terbaru, Infinity Ward berkomitmen menyingkirkan semua konten rasis terutama pada username pengguna di game Call of Duty.
Baca Juga: Season Anyar Call of Duty Ditunda, Ini Alasannya
"Tidak ada tempat untuk konten rasis di game kami. Ini adalah upaya yang kami mulai dengan peluncuran game dan kami perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik. Kami mengeluarkan ribuan larangan kepada username rasis dan berbau kebencian setiap hari," tulis keterangan resmi dari Infinity Ward.
Dikutip dari Euro Gamer, developer Call of Duty berkomitmen untuk menambah sumber daya tambahan agar mereka dapat memantau konten maupun username rasis dari pengguna.
Beberapa kebijakan yang diambil termasuk:
-Menambahkan sistem pelaporan in-game untuk meningkatkan jumlah larangan per jam
-Menambahkan filter dan batasan lebih besar pada perubahan username
-Mengevaluasi peningkatan dalam game untuk mempermudah melaporkan pelanggaran
-Meningkatkan "ban permanen" bagi pengguna yang melakukan pelanggaran berulang
Menurut laporan dari Rock Paper Shotgun, kebijakan ini kemungkinan sebagai tanggapan atas video viral di Reddit.
Video yang dibagikan pada forum Reddit oleh penggemar menampakkan sejumlah besar username Call of Duty yang mengandung cemoohan rasial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic
-
5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G
-
TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak