Suara.com - Para ilmuwan membuat garam alias natrium klorida (NaCl) dalam bentuk heksagonal atau umum disebut segi enam. Meskipun garam ini tidak akan sampai di meja makan, namun pencapaian ilmiah baru ini mungkin dapat membantu dalam segala hal.
Ini adalah hal terbaru dari serangkaian penemuan, di mana para ilmuwan mampu mensintesis bahan-bahan 2D dengan struktur kristal yang tidak biasa. Sebagian dari pembatasan yang diberlakukan terhadap dua dimensi ini, memungkinkan terbentuknya struktur baru dan unik.
"Awalnya, kami memutuskan untuk hanya melakukan studi komputasi pembentukan struktur 2D baru pada substrat berbeda, didorong oleh hipotesis bahwa jika substrat berinteraksi kuat dengan film tipis NaCl. Kita dapat mengharapkan perubahan besar dalam struktur film tipis," ucap Kseniya Tikhomirova, ilmuwan material dari Institut Sains dan Teknologi Skolkovo (Skoltech) di Rusia, seperti dikutip dari Science Alert, Minggu (7/6/2020).
Awalnya, Tikhomirova dan rekannya menggunakan algoritme khusus yang disebut USPEX, untuk memprediksi struktur kristal berenergi rendah berdasarkan elemen kimia yang digunakan untuk membuatnya. Itu menyebabkan hipotesis tentang pembentukan struktur NaCl di atas lapisan berlian.
Untuk membuktikan hipotesis yang benar, serangkaian percobaan bertekanan tinggi dilakukan untuk membuat lapisan NaCl heksagonal dengan rata-rata ketebalan hanya 6 nanometer, lapisan yang diverifikasi dengan sinar-X dan pengukuran difraksi elektron. Setelah film NaCl lebih tebal dari sebelumnya, film kembali ke struktur kubik standar garam.
"Ini menunjukkan bahwa senyawa sederhana dan umum ini, yang tampaknya dipelajari dengan baik, menyembunyikan banyak fenomena menarik, terutama dalam skala nano," tambah Alexander Kvashnin, seorang ilmuwan material.
Penemuan ini mungkin berguna dalam diamond field-effect transistors (FET), yang dapat digunakan dalam berbagai elektronik bertenaga tinggi, termasuk kendaraan listrik dan perangkat telekomunikasi.
FET saat ini mengandalkan boron nitrida heksagonal, tetapi NaCl heksagonal cenderung meningkatkan stabilitas FET lebih jauh dan membuatnya lebih cocok untuk berbagai tujuan yang lebih luas.
Masih banyak penelitian lebih lanjut yang harus dilakukan di masa depan, tidak hanya dalam mengembangkan struktur NaCl heksagonal dan FET, tetapi juga memprediksi bagaimana struktur eksotis dapat dibentuk dari jenis senyawa lain. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Physical Chemistry Letters.
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Bikin Kekayaan Dua Bos Perusahaan Teknologi Ini Meroket
Berita Terkait
-
Hasil Penelitian, Anjing Terbukti Punya Sifat Penolong
-
Ilmuwan Berhasil Ciptakan Hati Buatan dan Ditranplantasikan ke Tikus
-
Rendam Masker Pakai Air Garam Bisa Tangkal Virus Corona, Benarkah?
-
Ilmuwan Sebut Obat Batuk Bisa Sebabkan Virus Corona Berkembang
-
Cerita Ilmuwan Indonesia Sulitnya Membuat Vaksin Covid-19
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement