Kedua, ada ROG Zephyrus G15 yang juga menggunakan AMD Ryzen 4000 HS-Series Mobile Processors. Berbeda dengan seri ROG Zephyrus pada umumnya, ROG Zephyrus G15 tidak mengusung sistem pendingin Active Aerocooling System (AAS).
Sebagai gantinya, laptop ini mengusung desain baru dengan sistem pendingin khusus yang dilengkapi teknologi Self Cleaning Cooling. Teknologi tersebut mencegah debu dan partikel lainnya menyumbat sistem pendinginan yang dapat menghambat aliran udara dan menyebabkan kerusakan komponen. Mahar untuk laptop ini mulai dari Rp 22 juta.
Asus ROG Strix GA35
Selanjutnya, Asus memperkenalkan ROG Strix GA35 sebagai gaming desktop powerful untuk segala kebutuhan penggunanya.
Hadir dengan desain minimalis yang dilengkapi fitur dual-chamber, ROG Strix GA35 merupakan seri gaming desktop kelas enthusiast dari ROG. Meski tampil sebagai gaming desktop, namun ROG Strix GA35 adalah PC desktop yang sangat powerful dan dapat digunakan untuk tugas-tugas yang membutuhkan performa komputasi tinggui seperti video editing atau CAD work.
Sebagai bagian dari keluarga ROG, desktop gaming ROG Strix GA35 juga hadir dengan desain khas yang telah digunakan di produk ROG lainnya. Selain dilengkapi dengan desain windshear yang khas serta hadir dengan fitur Aura Sync, ROG Strix GA35 juga mengadopsi fitur dari laptop gaming ROG seperti Keystone.
Fitur layaknya “kunci” tersebut memungkinkan pengguna ROG Strix GA35 untuk menyimpan dan mengaplikasikan profile serta pengaturan yang ada di Armoury Crate. Tidak hanya itu, keystone juga dapat digunakan untuk membuka Shadow Drive atau drive penyimpanan khusus dengan fitur enkripsi yang dapat disembunyikan.
Soal performa, ROG Strix GA35 ditenagai oleh prosesor hingga AMD Ryzen 9 3950X yang telah menggunakan arsitektur Zen2 7nm serta memiliki konfigurasi 16 core dan 32 thread. PC gaming ini bisa dikostumisasi sehingga harganya berada di kisaran Rp 31 - 81 juta.
Baca Juga: Pil Antivirus Murah Ini Diklaim Hentikan Pasien Covid-19 dengan Pneumonia
Asus ROG Strix GA15
Lalu, ada Asus ROG Strix GA15. Meski berada di kelas mainstream, PC Desktop gaming ini hadir dengan performa gaming tinggi berkat penggunaan kartu grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 2060 SUPER.
Soal dapur pacu, ROG Strix GA15 ditenagai oleh prosesor hingga AMD Ryzen 7 3700X yang telah menggunakan arsitektur Zen2 7nm serta memiliki konfigurasi 8 core dan 16 thread. Harga perangkat ini berkisar antara Rp 14,3 juta hingga Rp 25 juta.
Asus VivoBook S14 (M433)
Sementara itu, VivoBook S14 (M433) melengkapi jajaran produk Asus yang ditenagai AMD Ryzen 4000. Perbedaan dengan produk lainnya, laptop ini ditujukan bagi kawula muda.
Oleh karena itu, VivoBook S14 (M433) hadir dengan desain yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan kustomasi sebebas-bebasnya. Kustomasi merupakan hal sepele namun sangat penting bagi kawula muda yang memang ingin diperhatikan dan berbeda dari yang lain.
Dimulai dari warna, Asus memberikan opsi sebanyak empat pilihan warna untuk VivoBook S14 (M433) kali ini. Mereka yang memiliki kepribadian berwarna dan tegas dapat memilih warna Gaia Green atau Resolute Red.
Sementara mereka yang suka dengan desain yang lebih elegan dapat memilih varian warna Dreamy Silver atau Indie Black. Dengan banyaknya pilihan warna, pengguna dapat menyesuaikan seleranya dengan tampilan laptopnya sehingga VivoBook S14 (M433) akan terasa lebih personal.
Soal jeroan, spsisifkasi Asus VivoBook S14 (M433) ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen 7 4700U yang hadir dengan arsitektur Zen2 terbaru yang dikawinkan dengan chip grafis AMD Radeon dan penyimpanan berupa PCIe SSD sebesar 512GB. Laptop kekinian ini dibanderol mulai dari Rp 11,8 jutaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan