Suara.com - Usai Fujifilm dan Canon yang rilis software untuk mengubah kamera mirrorless jadi webcam, kini panasonic juga merilis software yang sama dan bisa digunakan dengan kabel USB.
Berkat versi beta baru dari aplikasi Lumix Tether, kini kamera mirrorless dapat digunakan sebagai webcam, yang tentunya akan memiliki gambar dengan kualitas yang lebih baik.
Dengan menggunakan aplikasi Lumix Tether memungkinkan pengguna menghubungkan kamera ke laptop untuk pemotretan.
Tak hanya itu, aplikasi ini memungkinkan pengguna melihat tampilan langsung dari kamera ke laptop dengan kotak fokus dan beberapa kontrol di layar.
Selain bisa digunakan untuk mengirim foto ke komputer pengguna setelah pengguna memotretnya, kini pembaruan ini membuat Panasonic memungkinkan pengguna menggunakannya sebagai webcam.
Tentunya dengan menghapus elemen UI sehingga pengguna bisa menggunakannya sebagai webcam yang bisa digunakan untuk video call.
Kini aplikasi video call adalah perangkat utama yang populer dan banyak digunakann banyak orang untuk menyapa orang lain baik untuk masalah pekerjaan maupun sekolah.
Pasalnya sejak pandemi yang mulai meluas, membuat banyak orang tak bisa melakukan aktivitas di luar rumah termasuk sekolah dan bekerja.
Dilansir dari laman The Verge, versi baru aplikasi ini hanya diperuntukan untuk Windows, bahkan Pansonic sendiri mengatakan jika aplikasi ini hanya kompatibel dengan kamera tertentu saja.
Baca Juga: Waduh! Angka Kematian Anak Akibat Covid-19 di Indonesia Tertinggi Sedunia
Seri kamera yang kompatibel ini adalah kamera DC-GH5, DC-G9, DC-GH5S, DC-S1, DC-S1R, dan DC-S1H.
Sebelumnya Canon dan Fujifilm sudah memiliki aplikasi untuk menggunakan kamera menjadi webcam melalui USB.
Bahkan kini Canon merilis software webcam tersebut untuk perangkat Windows dan Mac. Sedangkan untuk Fujifilm, sama dengan Panasonic software webcam tersebut baru bisa digunakan untuk perangkat Windows saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Shayne Pattynama Sesumbar Jelang Indonesia vs Vietnam: Kami Sangat Percaya Diri!
-
Guru Les Cabuli 29 Murid, Mengapa Kekerasan Seksual Anak Kerap Dilakukan Orang Terdekat?
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Istana Tanggapi Putusan MK soal Anggaran MBG Harus Dipisah dari Pendidikan
-
Portofolio Digital Jadi Ijazah Baru, Senjata Gen Z Tembus Dunia Kerja?
-
Rugi Rp25,2 Miliar! Diana Pungky Polisikan Mantan Asisten Terkait Penggelapan dan TPPU
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
Whooz Bikin UMKM Tak Perlu Lagi Investasi Server dan Jaringan
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan