Suara.com - Sebuah perusahaan robotika swasta berambisi meluncurkan robot serbaguna yang bisa "memasak di dapur". Setelah mengklaim bahwa generasi robot sebelumnya cukup sukses, Miso Robotics mengenalkan penerus dari Flippy yang diberi nama ROAR (Robot on a Rail).
Sebagai informasi, Flippy merupakan sebuah robot berbentuk tangan super besar yang telah dikenalkan sejak awal 2018.
Perkembangan robot ini diklaim sukses karena telah digunakan oleh banyak restoran cepat saji seluruh Amerika Serikat.
Sesuai namanya, Flippy adalah robot lengan yang dikhususkan untuk bisa membalik burger sehingga bisa memasaknya dengan sempurna.
Setelah mengembangkan Flippy hingga generasi ketiga, Miso Robotics mulai bergegas menyiapkan ROAR sebagai penerus Flippy.
Robot ROAR juga akan mempunyai kemampuan "memasak" dengan tingkat kehandalan yang lebih tinggi.
Perusahaan menargetkan bahwa ROAR bisa dikirim secara komersial pada akhir tahun 2020 dengan harga 30 ribu dolar AS atau Rp 426 juta.
Harga itu termasuk "murah" karena hanya setengah dari harga Flippy ketika pertama kali dipasarkan.
Dikutip dari Futurism, ROAR akan dilengkapi dengan rel kecil pada bagian atas robot sehingga bisa melakukan mobilisasi.
Baca Juga: NASA Undur Peluncuran Robot Baru Penjelajah Mars
ROAR diklaim dapat melakukan beberapa tugas di dapur restoran cepat saji, termasuk menggoreng bawang bombay hingga menyiapkan tender ayam (chicken tender).
Ketika pesanan sudah siap, robot akan memberitahu staf restoran dan membersihkan dapur dari sisa makanan.
Keduanya dilengkapi oleh AI (kecerdasan buatan), sehingga memungkinkan mereka memahami lingkungan sekitar dan belajar dan berkembang seiring waktu.
Mereka tahu waktu yang tepat dan durasi penggorengan agar daging burger matang secara sempurna.
Robot bahkan bisa mengoptimalkan penggunaan minyak goreng sehingga restoran cepat saji dapat meminimalkan limbah.
Miso Robotics, perusahaan robot yang berbasis di California, Amerika Serikat sudah meneken kerja sama dengan Cali Group sehingga mereka akan memasarkan pertama kali melalui platform restoran Cali Burger.
ROAR diklaim dapat menyiapkan ratusan pesanan dalam satu jam berkat kombinasi kamera dan scanner tanpa bantuan manusia.
Flippy dan ROAR didesain sebagai Cobot atau "Collaborative Robots", mesin hemat biaya yang dibuat bekerja dengan manusia, bukan melawan mereka.
Jika Flippy berspesialisasi membuat burger, robot ROAR bisa membuat beberapa makanan seperti chicken tender, popcorn, hot dog, hingga onion ring.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah
-
BRI KKB Expo Hadir Lagi, Nikmati Promo Kredit Kendaraan di 131 Kantor BRI Seluruh Indonesia
-
Febrie Adriansyah Diperiksa Tim Khusus Berisi 9 Jaksa, Mayoritas Alumni KPK
-
Review Serial Marc by Sofia: Estetika Sunyi Sofia Coppola yang Memesona
-
Junior Roberts Kagok Perankan Cowok Green Flag di Series A Little White Lie
-
Maut di Balik Live TikTok: Teka-Teki Sayatan di Pantai Permata Probolinggo Akhirnya Terungkap
-
Bunga Cuma 1,8%! BRI KKB Expo Hadir di 131 Titik, Wujudkan Mimpi Punya Kendaraan Baru
-
Pengawas Sawmill Ilegal di Kampar Jadi Tersangka, Terancam Denda Rp2,5 Miliar
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru