Ilustrasi malware [Shutterstock].
Suara.com - Malware adalah software yang dirancang dengan tujuan untuk membahayakan, menyusup, atau merusak sebuah komputer, karena itu perangkat harus dibersihkan secara berkala. Sayangnya, beberapa pengguna tidak sadar bahwa malware telah menyerang dan merusak komputer.
Dilansir dari India Times, berikut adalah tiga langkah mudah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan malware, mulai dari malware terlemah hingga terkuat:
1. Menghapus file temporer (temp) dan cache
- Langkah ini bisa digunakan untuk membersihkan jenis malware terlemah yang menyerang sistem. Bisa dengan cara menghapus file temporer dan cache secara manual, menggunakan perangkat lunak seperti CCleaner.
- File temporer atau sementara, dan cache adalah tempat di mana malware bersembunyi. Pengguna juga bisa membersihkan drive menggunakan alat Disk Cleanup dari CCleaner. Langkah ini akan menghapus drive dan memastikan bahwa tidak ada jejak malware lebih lanjut dalam sistem.
2. Menggunakan antivirus dan ADW Cleaner
- Jika malware masih bertahan di sistem meskipun telah melakukan langkah pertama, bisa pakai ADW Cleaner, sebuah aplikasi gratis yang dirancang untuk menghancurkan malware dari akarnya.
- Pengguna cukup mengunduh aplikasi ini dan menjalankannya. Butuh beberapa menit untuk memindai malware dan akan mencantumkannya di sistem pengguna. Jika malware ditemukan, dapat dilanjutkan dengan cara membersihkannya dari sistem diikuti reboot.
- Tetapi, jika tidak menemukan malware di ADW Cleaner namun masalah masih ada, bisa gunakan perangkat lunak antivirus. Jika menggunakan Windows, coba memindainya di Windows Defender atau gunakan antivirus pihak ketiga dari penyedia keamanan, seperti Kaspersky dan Norton. Perangkat lunak antivirus ini dilengkapi pembersih malware yang terpasang di dalamnya sehingga membantu menyingkirkan malware.
3. Reset PC
- Jika malware masih bertahan dalam sistem setelah metode pembersihan kedua dilakukan, bisa melakukan langkah yang lebih ekstrem dan mengatur ulang OS. Namun sebelum memutuskan untuk melakukan hal ini, pastikan melakukan pencadangan data.
- Dengan menyetel ulang atau resetting PC akan menginstal versi bersih dari OS sehingga malware akan dihancurkan ke tingkat terdalam.
- Menyetel ulang PC di Windows, pertama buka Settings > pilih Update and Security > pilih opsi Recovery. Di bawah Recovery, akan tampak tiga opsi, pilih opsi pertama yang berbunyi "Reset this PC" dan ketuk Get Started.
- Sekarang, sistem akan meminta pengguna untuk menyimpan file atau menghapus semuanya. Pastikan telah melakukan pencadangan sebelumnya karena dianjurkan untuk memilih opsi kedua. Ini akan memberikan pengaturan Windows 10 yang bersih dan segar saat boot.
- Setelah memilih opsi Remove Everything, sistem akan menanyakan dua opsi lagi, yaitu Just remove my files dan Remove and clean the drive. Bisa mengklik pilihan pertama, namun jika berencana memberikan atau meminjamkan PC ke beberapa orang lain, disarankan untuk memilih opsi yang terakhir. Opsi terakhir membutuhkan waktu lebih lama untuk mengatur ulang sistem.
- Layar selanjutnya akan memperlihatkan permintaan sistem untuk melakukan penyetelan ulang. Klik Reset dan biarkan proses dimulai.
- Sementara untuk pengguna iOS, setelah melakukan cadangan data, restart Mac sambil menekan Command + R hingga pengguna melihat logo Apple. Pilih Disk Utilities dari tab Utilities dan klik Continue. Kemudian, pilih startup Disk, biasanya ini dinamai Macintosh HD.
- Setelah memilih drive, klik pada tab Erase di atas. Pada jendela pop-up, pilih MacOS Extended (Journaled) dari menu drop-down dan klik Erase. Setelah menyelesaikan proses, klik pada Quit Disk Utility dari Tab Disk Utility. Sekarang, klik Reinstall MacOS dari menu. Tahan Command + Q setelah instalasi selesai.
Ketiga langkah di atas dapat dilakukan untuk menghapus malware dari tingkat terlemah hingga terkuat.
Komentar
Berita Terkait
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031
-
Waspada Malware Rokarolla: Trojan Android yang Kuras Rekening hingga Kendalikan Perangkat
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Apple Umumkan iOS 27, Cek Apakah iPhone Milikmu Masih Kebagian Update?
-
Light Novel Fired? But I Maintain All the Software! Resmi Diadaptasi Anime
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa