Suara.com - Layanan streaming Twitch sementara waktu melaran Presiden Donald Trump muncul di halaman layanan tersebut.
Tak hanya itu, akun Presiden Amerika Serikat tersebut ditangguhkan oleh Twitch karena sering kali menyiarkan kampanye dengan ujaran kebencian.
Dalam akun Donald Trump tersebut selalu menayangkan siaran yang mengandung ujaran kebencian, sehingga Twitch mengatakan konten tersebut menyinggung banyak pihak dan sudah dihapus oleh pihak Twitch.
Dikutip dari laman The Verge, pada salah satu siaran ulang dari reli kickoff Donald Trump yang terkenal adalah di mana ia mengatakan bahwa Meksiko mengirim pemerkosa ke Amerika Serikat.
Twitch sendiri juga menandai komentar rasis di rapat umum Trump balum lama ini di Tulsa.
Salah satu juru bicara Twitch kepada The Verge ,''Seperti orang lain, politisi di Twitch harus mematuhi Ketentuan Layanan dan Pedoman Komunitas kami. Kami tidak membuat pengecualian untuk konten publik atau berita, dan akan tetap mengambil tindakan terhadap konten yang dilaporkan kepada kami yang melanggar aturan kami.''
Pernyataan Twitch tersebut dikeluarkan oleh pihak Twitch saat saluran Donald Trump diluncurkan.
Penangguhan untuk akun Donald Trump telah berjalan seminggu dan Twitch sudah bersungguh-sungguh untuk menindak lanjuti pelecehan dalam komunitas setelah laporan penyerangan dan pelecehan..
Donald Trump sendiri meluncurkan akun Twitch pada bulan Oktober lalu, saluran ini ia gunakan untuk kampanye dan menyiarkan aksi demo.
Baca Juga: Hilang Saat Perang Korea 70 Tahun Lalu, Tentara Amerika Ini Akhirnya Pulang
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam