Tim Henry Ford juga memantau pasien dengan hati-hati untuk masalah jantung.
"Kombinasi hydroxychloroquine plus azithromycin disediakan untuk pasien tertentu dengan Covid-19 yang parah dan dengan faktor risiko jantung minimal," catat tim tersebut.
Tim Henry Ford mengatakan, dipercaya temuan mereka menunjukkan hydroxychloroquine dapat berpotensi bermanfaat sebagai pengobatan untuk virus corona.
"Penting untuk dicatat bahwa dalam pengaturan yang tepat, ini berpotensi menjadi penyelamat bagi pasien," kata Dr. Steven Kalkanis, CEO Henry Ford Medical Group, pada konferensi pers.
Kalkanis mengatakan bahwa temuan mereka tidak selalu bertentangan dengan penelitian sebelumnya.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa hanya karena hasil kami berbeda dari beberapa yang lain yang mungkin telah diterbitkan, itu tidak membuat studi tersebut salah atau pasti konflik. Maksudnya adalah dengan melihat pada data yang bernuansa yang pasien benar-benar diuntungkan dan kapan, kita mungkin dapat membuka lebih lanjut kode tentang bagaimana penyakit ini bekerja. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjelaskan apa rencana perawatan akhir untuk Covid-19," tambah Kalkanis.
"Tapi kami merasa ... bahwa ini adalah hasil yang sangat penting untuk menambah campuran bagaimana kami bergerak maju jika ada lonjakan kedua, dan di bagian lain yang relevan di dunia. Sekarang kami dapat membantu orang memerangi penyakit ini dan mengurangi tingkat kematian."
Zervos mengatakan, hydroxychloroquine dapat membantu mengganggu virus secara langsung dan juga mengurangi peradangan.
Mereka mencatat bahwa tim Henry Ford tidak secara acak merawat pasien tetapi memilih mereka untuk berbagai perawatan berdasarkan kriteria tertentu.
Baca Juga: Tak Peduli Rekomendasi WHO, Brasil Tetap Gunakan Hidroksiklorokuin
Tim Henry Ford menulis bahwa 82 persen dari pasien mereka menerima hydroxychloroquine dalam 24 jam pertama masuk, dan 91 persen dalam 48 jam pertama masuk.
Mereka menulis bahwa sebagai perbandingan, sebuah penelitian terhadap pasien di 25 rumah sakit New York mulai mengambil obat "kapan saja selama dirawat di rumah sakit."
Tetapi pasien dalam studi di New York, yang diterbitkan pada Mei di Journal of American Medical Association, mulai mengkonsumsi hydroxychloroquine rata-rata satu hari setelah dirawat di rumah sakit.
"Mungkin ada sedikit perbedaan, tetapi tidak seperti pasien di New York sedang dimulai pada hari ke tujuh. Bukan itu yang terjadi," kata Eli Rosenberg, penulis utama studi New York dan profesor epidemiologi di Universitas di Sekolah Kesehatan Masyarakat Albany.
Berita Terkait
-
Dilarang WHO, Hidroksiklorokuin Efektif Untuk Pasien Covid-19 di Indonesia
-
Bisakah Deksametason dan Hidroksiklorokuin Dibeli Tanpa Resep Dokter?
-
Penelitian Terbaru: Sinar Matahari Bisa Bunuh Virus Corona dalam 34 Menit
-
Studi Terbaru Sebut Ibuprofen Berisiko Kematian bagi Pasien Covid-19
-
Studi Terbaru, Sakit Kepala Bisa Jadi Gejala Pasien Covid-19?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
Vivo X300 Ultra Bakal Bawa Sensor Sony LYT901 dan Baterai 7.000 mAh
-
File Epstein Guncang Dunia Game: Mantan Petinggi GTA dan Call of Duty Terseret
-
5 HP Murah Tanpa Iklan 'Pop-Up', Pemakaian Harian Tenang tanpa Gangguan
-
Teknologi Sinematik Membawa Pengalaman Walk-Through Virtual Pertama ke Indonesia
-
Keamanan Siber Indonesia Masuki Babak Baru, Konvergensi IT dan OT Jadi Sorotan
-
Terungkap! Alasan Poco F8 Basic Tak Masuk Indonesia
-
5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
-
Daftar Harga HP Infinix Februari 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan Saja
-
5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan
-
6 Nama Presiden Indonesia Ada di Epstein Files: Ada yang Dicibir, Begini Konteksnya