3. Baterai cepat habis
Virus dan malware di smartphone menggunakan sumber daya perangkat untuk memicu infeksi. Oleh karena itu, jika terjadi pengurangan daya baterai secara tiba-tiba, kemungkinan itu adalah salah satu tanda bahwa perangkat telah terinfeksi.
Pengguna dapat membuka Pengaturan dan pilih opsi Baterai di smartphone untuk melakukan pengevaluasian dan melihat aplikasi mana yang menggunakan daya baterai paling banyak.
4. Panggilan telepon dan SMS yang tidak dapat dijelaskan
Virus dapat bereplikasi dengan menyebar dari satu perangkat ke perangkat lain melalui teks, email, dan lain-lain. Jika smartphone terinfeksi, maka perangkat tersebut dapat mengirim pesan aneh yang biasanya berisi tautan ke semua kontak pengguna.
Untuk mencegahnya, pengguna dapat menginstal program anti-virus untuk memindai dan membersihkan virus.
5. Perangkat menjadi cepat panas dan lambat
Virus dan malware di perangkat menggunakan sumber daya baterai untuk menyebarkan infeksi dan hal ini berdampak pada temperatur perangkat yang menjadi cepat panas. Tak hanya itu, smartphone yang terinfeksi malware juga memiliki kinerja yang buruk dan menjadi lambat.
Hal-hal yang harus dilakukan jika perangkat pengguna telah terinfeksi virus:
Baca Juga: Parah! Ditemukan Trojan Berbahaya dalam Aplikasi Pendeteksi COVID-19
- Aktifkan mode pesawat sehingga aplikasi jahat tidak dapat mengirim atau menerima data. Periksa aplikasi yang baru saja diinstal, aktivitas baterai, dan aktivitas data untuk mengetahui aplikasi berbahaya. Periksa ulasan aplikasi di Play Store untuk mengkonfirmasi apakah aplikasi itu adalah penyebab infeksi. Jika ya, segera copot pemasangan aplikasi.
- Lakukan factory reset atau reset pabrik. Dengan memuat ulang perangkat, terkadang dapat menghilangkan kode berbahaya.
- Instal program antivirus yang baik untuk memindai dan mengidentifikasi virus sebelum menghapusnya. Ada banyak aplikasi antivirus yang tersedia untuk Android di Google Play Store, pengguna dapat memilih aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bal by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah