Suara.com - Penelitian pra-cetak terbaru menunjukkan bahwa kesukaan terhadap film-film horor dan penuh bencana, mempengaruhi kapasitas orang untuk menghadapi pandemi Covid-19.
Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang menikmati film horor dapat mengatasi pandemi Covid-19 lebih baik, daripada mereka yang tidak menyukai film dengan genre tersebut.
"Jika itu film yang bagus, itu akan menarik penonton seolah masuk ke dalam film dan melibatkan penonton untuk mengambil perspektif seperti karakter dalam film, sehingga penonton tidak sengaja berlatih skenario buruk yang mungkin akan terjadi," ucap Coltan Scrivner, psikolog yang berspesialisasi dalam keingitahuan yang tidak wajar dari University of Chicago.
Penelitian yang dilakukan oleh Aarhus University di Denmark mengidentifikasi genre film "prepper" yang dihipotesiskan mungkin secara mental mempersiapkan penonton untuk menghadapi krisis dalam kehidupan nyata dan memungkinkan mereka untuk mempraktikkan strategi mengatasi yang efektif dalam situasi tersebut.
"Prepper" mengacu pada seseorang yang meyakini bencana atau keadaan darurat mungkin terjadi di masa depan dan membuat persiapan, biasanya dengan menimbun makanan, amunisi, dan persediaan lainnya.
Dalam penelitian tersebut, para ahli mulai memastikan apakah kecenderungan untuk plot yang menceritakan bencana dan kehancuran, memberi keuntugan mental bagi para penggemar film dalam menghadapi mimpi buruk di dunia nyata, seperti pandemi virus Corona.
Para ilmuwan memasukkan film tentang invasi alien, kiamat, dan zombie. Tim ahli berusaha memastikan apakah penggemar film horor dan mencekam menunjukkan ketahanan psikologis yang lebih besar selama pandemi Covid-19, dan apakah ini meningkatkan kesiapan mereka untuk menghadapi krisis.
Dilansir dari IFL Science, Senin (6/7/2020), para ahli mensurvei 310 peserta di Amerika Serikat yang diberi kuesioner tentang kebiasan menonton mereka untuk mengidentifikasi peserta mana saja yang takut dengan film-film horor.
Ketahanan psikologis adalah konsep yang sulit untuk dibuktikan dalam kondisi eksperimental, sehingga para ilmuwan menggunakan laporan partisipan tentang pengalaman menyenangkan selama pandemi. Tim ahli menyimpulkan bahwa tingkat pengalaman positif yang lebih tinggi dapat menunjukkan bahwa seseorang menderita atau merasakan stress yang lebih sedikit.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Berbahaya?
Para peserta diberikan kuesioner yang menanyakan pada skala satu sampai tujuh mengenai seberapa siap mereka menghadapi pandemi Covid-19.
Meskipun belum ditinjau oleh rekan sejawat, temuan para ahli mengungkapkan bahwa penggemar film "prepper" lebih mampu mengatasi dan merasa lebih siap untuk realitas kehidupan dalam pandemi, dibandingkan dengan orang-orang yang menghindari menonton film mencekam.
Orang-orang yang tidak menonton film "prepper" tetapi menikmati film horor menunjukkan ketahanan psikologis, tetapi tidak menunjukkan kesiapan tingkat tinggi.
Berita Terkait
-
Taj Mahal Kembali Dibuka, Wisatawan Dibagi Dua Kelompok
-
Pandemi Covid-19, Penyandang Disabilitas Laring Kesulitan Melakukan Terapi
-
Terinfeksi Covid-19 Bisa Picu Ereksi Lebih dari Empat Jam
-
Penelitian Terbaru: Tes Antibodi Covid-19 Tidak Disarankan
-
Ilmuwan Temukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Berbahaya?
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
Kronologi Kasus Viral Santriwati Ngaku Hamil Lewat Mimpi, Seorang Kiai di Pekalongan Ditangkap
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Zenbook A14 OLED Jadi Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama di Indonesia dengan Baterai Tahan 24 Jam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TOUGHBOOK 40 Mk2, Laptop Tahan Banting dengan AI
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
3 HP Redmi Midrange Paling Worth It di 2026, Spek Gahar dan Harga Masih Masuk Akal
-
iPhone, iPad, Mac,dan Apple Watch Naik Harga, Cek Daftarnya
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal