Suara.com - Pada periode 17 Juli hingga 24 Agustus di setiap tahunnya, Bumi tengah melintasi jalur orbit Comet Swift-Tuttle yang merupakan induk dari hujan meteor Perseid.
Dari 21 hujan meteor yang melintasi Bumi sepanjang tahun, Perseid termasuk salah satu hujan meteor yang bisa dilihat dari Bumi dengan mata telanjang, asalkan langit dalam kondisi cerah.
Saking banyaknya meteor yang melintasi Bumi, mengutip Timeanddate, Selasa (7/7/2020), melaporkan bahwa para astronom memperkirakan ada sekitar 60 hingga 100 meteor yang bisa dilihat manusia dalam waktu satu jam saja.
Selama 2020, Perseids memasuki puncaknya pada malam hari di tanggal 12-13 Agustus. Pada tanggal tersebut, hujan meteor diperkirakan terjadi dua kali.
Bagi warga Jakarta, hujan meteor Parseid pertama akan terjadi pada pukul 11.06 WIB. Namun karena siang hari, hujan meteor tidak akan begitu terlihat.
Waktu terbaik untuk melihat hujan meteor Parseid bagi warga Jakarta justru terjadi pada pukul 00.16 WIB. Menariknya, fenomena langit ini bisa dilihat dengan mata telanjang, tanpa alat bantu sekalipun.
Untuk menikmati hujan meteor Perseid, disarankan agar mencari tempat yang gelap, agar meteor bisa dilihat dengan lebih jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan