Suara.com - Pandemi yang melanda seluruh negara ini menarik perhatian banyak pihak, tak terkecuali Korea Selatan yang tak luput mengingatkan warganya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan drone.
Pemerintah Korea Selatan menerbangkan 300 drone di atas Sungai Han di Seoul untuk membentuk formasi masker dan cuci tangan.
Tak hanya itu, formasi drone tersebut juga memberikan kalimat menyentuh untuk para tenaga medis yang berada di garda terdepan.
Dilansir dari laman The Verge, pertunjukkan drone lampu tersebut berlangsung selama 10 menit menampilkan 300 drone bermanuver.
Pertunjukkan ini diadakan oleh Pertanahan, Infrastruktur dan Transportasi Korea Selatan yang bertujuan untuk mengucapkan terima kasih pada pekerja kesehatan yang berada di garda terdepan.
Drone berlampu tersebut membentuk formasi yang mengingatkan warga untuk mengenakan masker, mencuci tangan serta mematuhi peraturan sosial untuk menjaga jarak.
Sebelumnya, drone tersebut juga mengucapkan pesan terima kasih pada dokter dan staf medis lainnya yang terus berjuang memerangi pandemi ini.
Pada akhir pertunjukkan tersebut, drone tersebut membentuk garis besar Semenanjung Korea yang bersamaan dengan pesan ''Cheer up, Republic of Korea''.
Baca Juga: Resmi Ditahan, Vicky Prasetyo Harus Jalani Protokol Kesehatan Covid-19
Pertunjukkan drone lampu yang diterbangkan pada malam hari tersebut tak hanya menyampaikan pesan dan mengingatkan warganya untuk terus berjuang melawan pandemi, namun juga memberikan dukungan pada warganya.
Pasalnya kini warga Korea Selatan tengah berada di musim panas yang sangat panas, sehingga pemakaian masker mungkin mengganggu aktivitas warganya.
Pertunjukkan drone yang diadakan pemerintah Korea Selatan ini merupakan salah satu langkah unik untuk memberikan dukungan serta hiburan di tengah pandemi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
BBRI Kembali Dilirik JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Tinggi Jadi Andalan
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget