Suara.com - Grup Facebook sangat membantu dalam menciptakan komunitas. Terkadang, ada beberapa alasan untuk menghapus dan mengarsipkan grup Facebook. Untuk itu, ada beberapa cara menghapus dan mengarsipkan grup Facebook yang dapat dilakukan dengan mudah.
Proses menghapus dan mengarsipkan grup Facebook berbeda tergantung pada antarmuka pengguna Facebook yang digunakan. Perusahaan memang telah mengeluarkan desain Facebook barunya, tetapi tidak semua pengguna memilikinya atau memilih untuk mengaktifkannya.
Ada dua cara menghapus dan mengarsipkan grup Facebook tergantung dengan jenis UI klasik atau baru. Dilansir dari Android Authority, Senin (13/7/2020), berikut cara menghapus dan mengarsipkan grup Facebook:
1. Cara menghapus grup Facebook dengan UI baru
Pertama, buka web Facebook dan masuk ke akun pengguna. Lihat menu di sebelah kiri dan klik Groups. Temukan bagian Groups You Manage dan pilih nama grup yang ingin pengguna hapus.
Pergi ke bagian Members, tepat di bawah nama grup. Klik tombol tiga titik di sebelah anggota atau members dan pilih Remove member. Ulangi proses untuk setiap anggota dalam grup.
Setelah pengguna mengeluarkan semua anggota dari grup, klik tombol tiga titik di sebelah nama akun pengguna dan pilih Leave Group. Konfirmasikan dengan memilih Leave Group.
2. Cara menghapus grup di Facebook dengan UI klasik
Pertama, buka web Facebook dan masuk ke akun pengguna. Pada menu di sebelah kiri, klik bagian Groups. Temukan bagian Groups You Manage dan pilih grup yang ingin pengguna hapus.
Baca Juga: Giliran PlayStation Boikot Facebook, Stop Pasang Iklan
Kemudian klik pada bagian Members di sebelah kiri layar. Pilih tombol tiga titik di sebelah anggota dan pilih Remove from Group > Confirm. Ulangi proses untuk setiap anggota dalam grup.
Setelah pengguna menghapus semua anggota, klik tombol tiga titik di sebelah nama pengguna dan pilih Leave Group. Untuk mengkonfirmasi, pilih Leave > Delete.
Berbeda dengan menghapus grup yang akan terhapus permanen, pengguna mungkin ingin "mengistirahatkan" grup untuk sementara atau berpikir mungkin grup itu akan diaktifkan kembali nanti. Maka pengguna bisa melakukan pengarsipan grup.
Setelah diarsipkan, grup tidak dapat menerima anggota baru, tidak ada aktivitas yang ditambahkan, dan grup tersebut akan dihapus dari hasil pencarian publik. Ini seolah-olah grup itu tidak ada, kecuali jika pengguna terus menjadi anggota.
Grup dapat diaktifkan kembali oleh pembuat grup atau admin. Berikut cara mengarsipkan grup berdasarkan antarmuka pengguna:
1. Cara mengarsipkan grup Facebook dengan UI baru
Berita Terkait
-
Cara Menghapus dan Membatalkan Publikasi Halaman Facebook
-
Asyik, Fitur Dark Mode Kini Bisa Dinikmati di Aplikasi Google Docs
-
Dibanderol Mahal, Tengkorak Bersejarah Ini Dijual di "Pasar Gelap" Facebook
-
Rental PS Baru Buka, Bapak Ini Langsung Main 12 Jam Non Stop
-
Peringatkan Pakai Masker, Facebook dan Instagram Kirim Pesan ke Penggunanya
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi