Suara.com - Email promosi terkadang bisa sangat menganggu pengguna dan menumpuk di kotak masuk, membuat kotak masuk email terlihat penuh. Ada cara menghilangkan email promosi di Gmail dengan mudah.
Pengguna dapat melakukannya melalui Gmail versi browser. Dilansir dari The Verge, Jumat (24/7/2020), berikut cara menghilangkan email promosi di Gmail:
1. Unsubscribe atau blokir
Google sebenarnya membuat pengguna cukup mudah untuk berhenti berlangganan. Email yang dianggap oleh mesin AI Google sebagai promosi akan memiliki tautan "Berhenti Berlangganan" atau Unsubscribe di sebelah nama pengirim di atas email tersebut.
Klik tautannya dan pengguna akan mendapatkan kotak pop-up dengan tombol biru "Berhenti Berlangganan". Klik tombol tersebut dan pengguna akan berhenti menerima email dari sumber itu.
Hal yang perlu diperhatikan adalah banyak spammer yang menyalahgunakan fitur "berhenti berlangganan", untuk mengonfirmasi bahwa akun email itu sah. Oleh karena itu, hanya gunakan fitur ini untuk email dari vendor yang terkenal atau dikenali pengguna. Setiap email dari tab Spam pengguna atau apapun yang tidak dikenali harus diblokir, bukan berhenti berlangganan.
Untuk memblokir pengirim, buka email dan klik tiga titik "Lainnya" atau More di sudut kanan atas kemudian klik "Blokir (nama vendor)".
2. Hapus email lama
Pengguna mungkin masih memiliki ratusan email yang masih tersimpan di akun Gmail, meskipun telah berhenti berlangganan dan memblokir pengirim. Pengguna dapat menyingkirkan email lama dengan mudah.
Baca Juga: Cara Menggunakan Google Meet, Layanan Video Conference Google
Untuk menghapus email lama dari pengirim tertentu, ketikkan nama pengirim di kotak pencarian. Jika nama pengirimnya terlalu umum atau mungkin muncul di surel lain, maka buka salah satu surel, salin alamat surel dan tempel di kotak pencarian.
Jika pengguna ingin memastikan bahwa pengguna baru saja menerima email yang dikirimkan kepada pengguna, pengguna dapat mengetikkan "From:(pengirim)" atau "From:(alamat email)".
Pengguna juga dapat mengklik panah di sebelah kanan bidang pencarian dan menggunakan bidang mana saja untuk mencari email yang ingin dihapus.
Anda akan mendapatkan daftar semua email yang diterima dari pengirim tersebut. Klik kotak di sudut kiri atas daftar email pengguna. Ini akan memeriksa semua email di halaman itu. Pengguna kemudian dapat mengklik ikon "tempat sampah" untuk menghapus email.
Jika pengguna memiliki lebih dari 50 email dalam daftar pencarian, setelah pengguna mengklik kotak kecil, pengguna akan melihat pesan di bagian atas daftar yang berbunyi "Semua 50 percakapan di halaman ini dipilih.
Pilih semua percakapan yang cocok dengan pencarian ini." Pengguna akan mendapatkan pertanyaan untuk memastikan apakah pengguna ingin menghapusnya. Jika yakin, klik OK.
Langkah-langkah di atas merupakan cara menghilangkan email promosi di Gmail dengan mudah sehingga tidak mengganggu pengguna dengan tumpukan email promosi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Dorong UMKM Naik Kelas, Pelatihan Ekspor BRI Peduli Sukses Antar Usaha Lokal ke Pasar AS
-
Sunscreen Scarlett Mana yang Water Based? Ini Varian dengan Formula Ringan dan Cepat Meresap
-
Lucky Girl Syndrome: Motivasi Positif atau Harapan yang Terlalu Tinggi?
-
Transaksi Saham Melonjak! Volume Perdagangan BEI Melejit 66,88% dalam Sepekan
-
Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja
-
Semarak Hari Anak Nasional 2026 di SDN Nongkosawit 01 Semarang
-
Ulasan Silent Parade: Misteri Pembunuhan di Balik Keheningan Warga Kota
-
Febrie Adriansyah Dapat Perlakuan Spesial? Ahmad Sahroni: Harusnya Dia Pakai Rompi Pink
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Apakah Viva Acne Serum Bisa Menghilangkan Bruntusan? Review Puas Pengguna Jadi Buktinya