Suara.com - Samsung melaporkan pembukuan pendapatan lebih baik dari yang diharapkan untuk kuartal kedua tahun 2020, dengan laba operasi meningkat 23 persen year-on-year (YoY) menjadi 8,15 triliun won atau sekitar 6,84 miliar dolar Amerika Serikat (AS), meskipun ada penurunan pendapatan 6 persen.
Perusahaan asal Korea Selatan ini mengatakan pihaknya mengalami pemulihan yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya, mengingat adanya dampak COVID-19 dan berhasil mengoptimalkan pengeluarannya, meskipun penjualan perangkat seperti smartphone turun dari tahun lalu.
Dilansir dari The Verge pada Kamis (30/7/2020), Samsung mengharapkan penjualan smartphone akan naik di kuartal berikutnya karena peluncuran Galaxy Note 20 dan ponsel lipat yang kemungkinan disebut Galaxy Z Fold 2.
Di sisi lain, bisnis display Samsung yang memasok panel untuk pembuat perangkat lain mengalami penurunan permintaan, tetapi pendapatan meningkat karena "keuntungan satu kali".
Hal itu dipahami sebagai pembayaran kompensasi dari Apple setelah perusahaan asal Amerika Serikat itu memesan lebih sedikit panel iPhone dari yang diharapkan.
Sedangkan bisnis chip Samsung melihat hasil yang beragam selama pandemi. Pergeseran tempat bekerja dari rumah membuat peningkatan permintaan untuk DRAM yang digunakan di pusat data dan PC, tetapi mengalami penurunan di perangkat seluler. Namun, divisi semikonduktor secara keseluruhan menyumbang dua pertiga dari laba operasi Samsung untuk kuartal tersebut.
Selain mengharapkan penjualan smartphone meningkat, Samsung juga berharap peningkatan pada unit elektronik konsumen yang meliputi TV dan peralatan digital di paruh kedua tahun ini, mengingat pembatasan telah diperlonggar dan permintaan atau pengeluaran atas konten hiburan.
Tag
Berita Terkait
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
-
Samsung dan Google Luncurkan Kacamata Pintar AI: Era Baru Wearable Technology Dimulai
-
Update One UI 8.5: Samsung Galaxy S25 Siap Cicipi 2 Fitur AI Eksklusif Galaxy S26, Apa Saja?
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Photo Assist Samsung Galaxy S26 Series: Solusi Praktis Menghilangkan Objek Mengganggu di Foto
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Asus TUF Gaming F16 dan A16 Resmi Pakai RTX 50-Series, Tangguh Berstandar Militer
-
Tablet Apa yang Cocok untuk Pelajar? 5 Pilihan Tab Rp1 Jutaan dengan Spek Dewa dan Baterai Badak
-
India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen
-
Redmi Headphones Neo Lolos Sertifikasi Komdigi, Usung Hi-Res dan Baterai Tahan Lama
-
Hacker Gunakan Kode QR Teks untuk Kelabuhi Email Security, Ini Cara Kerjanya
-
Gunakan Snapdragon X2, Baterai Acer Swift Spin 14 AI Diklaim Tahan Seharian
-
Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED