Suara.com - Dokumen resmi Rusia mengungkapkan bahwa vaksin virus Corona (Covid-19), yang sebelumnya diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin telah disetujui, setelah melakukan pengujian hanya pada 38 orang.
Putin mengumumkan bahwa vaksin yang dikembangkan secara lokal untuk melawan virus Corona, telah mendapat persetujuan setelah hanya dua bulan uji coba dan distribusi massal akan dimulai pada Oktober.
Pengumuman Putin disusul pernyataan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa pembicaraan sedang berlangsung dengan pihak berwenang Rusia untuk melakukan peninjauan vaksin, yang disebut Sputnik V, di tengah kekhawatiran bahwa para ilmuwan tidak mematuhi pedoman internasional.
Menurut kantor berita Rusia Fontanka, vaksin itu disetujui hanya dalam 42 hari penelitian dan keefektifannya pun disebut tidak diketahui.
Terlepas dari klaim Putin bahwa vaksin tersebut telah lulus semua tes yang diperlukan, salah satu dokumen yang diajukan untuk pendaftaran menyatakan bahwa tidak ada studi klinis dalam mempelajari keefektifan epidemiologi.
Salah satu anak perempuan Putin sendiri telah mendapatkan vaksin tersebut dan Presiden Rusia mengklaim bahwa putrinya telah mulai mengembangkan antibodi, serta tidak mengalami efek samping selain suhu tubuh yang tinggi.
Namun, Fontanka mengklaim bahwa vaksin tersebut memerlukan daftar panjang potensi efek samping yang sering terjadi. Efek samping ini termasuk pembengkakan, nyeri, hipertermia, dan gatal di bekas tempat suntikan.
"Tidak mungkin untuk menentukan efek samping secara lebih akurat karena sampel peserta penilitian yang terbatas," kata Gamaleya Research Institute yang memproduksi vaksin, seperti dikutip Extra, Kamis (13/8/2020).
Dilaporkan bahwa 144 efek samping berbeda, dicatat antara 38 relawan yang berpartisipasi dalam uji klinis. Vaksin tersebut tidak akan diberikan kepada orang yang berusia di bawah 18 tahun atau di atas 60 tahun, karena kurangnya penelitian saat ini. Perempuan hamil atau menyusui juga disarankan untuk tidak menggunakan obat tersebut.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Diyakini Tersedia pada September
Vaksin harus digunakan dengan hati-hati untuk orang-orang yang memiliki berbagai kondisi medis, termasuk penyakit kronis pada ginjal, hati, diabetes, epilepsi, penyakit sistem kardiovaskular, dedisiensi imun, penyakit imun, reaksi alergi, atopi, dan eksim.
Berita Terkait
-
Agar Lolos Uji Klinis, Vaksin Sinovac Wajib Penuhi Kriteria Ini
-
Vaksin COVID-19 Buatan Rusia Disebut Tak Aman, Murashko: Tak Berdasar
-
Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19
-
Presiden Duterte Siap jadi Objek Percobaan Vaksin Covid-19 dari Rusia
-
Percaya Vaksin Buatan Rusia, Presiden Filipina Daftar Jadi Relawan Uji Coba
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
67 Kode Redeem FF Terbaru Aktif 26 Februari: Sikat Skin Trogon dan Mythos Fist
-
350 Kg Sampah Elektronik Dikumpulkan, LG Gaungkan Gerakan Daur Ulang E-Waste di Indonesia
-
Menanti THR MLBB 2026: Ini Hadiah dan Potensi Skin Gratisnya
-
Samsung Galaxy Buds4 Pro Resmi, Ini Harga dan Spesifikasi Earbuds ANC 24-bit di Indonesia
-
Game Silent Hill: Townfall Hadirkan Horor First-Person yang Mencekam di 2026
-
Trailer Anyar Film Mortal Combat 2 Beredar, Johnny Cage Bergabung ke Pertarungan
-
3 HP Motorola dapat Update Android 17 Beta: Ada Lini HP Murah, Hadirkan Fitur Baru
-
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 di Indonesia: Pakai Chipset Exynos Anyar dan Fitur AI
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Spesifikasi Lengkap dan Fitur Galaxy AI Terbaru 2026
-
Publisher Game Indonesia Ingin Pindah ke LN Gegara Pajak Besar, Begini Respons Ditjen Pajak