Suara.com - Gorengan biasanya dijual dengan harga bervariasi, umumnya berkisar Rp 500 hingga Rp 2.000. Belakangan, warganet menemukan unggahan penjual gorengan yang menawarkan gorengan di media sosial dengan harga yang fantastis.
Dibagikan kembali oleh akun Twitter @txtdarionlshop pada 11 Agustus, pemilik akun membagikan gambar tangkapan layar dari akun Facebook seorang warganet yang tak diketahui identitasnya.
Warganet tersebut membagikan beberapa gambar penampakan aneka gorengan yang tersusun rapi dalam wadah plastik. Dalam unggahan tersebut, ditawarkan gorengan secara online dengan menuliskan harga dalam kolom keterangan.
Ia menjual tahu isi, bakwan, dan tempe. Tampaknya, warganet itu salah menuliskan harga dengan menambahkan huruf "k" di belakang angka, sehingga harganya menjadi sangat fantastis.
"Gorengannya masih panas guys. Tahu isi 1000k, bakwan 500k, tempe 500k. Rasanya bikin nagih," tulis warganet penjual gorengan tersebut.
Penambahan "k" sendiri mencacu pada ribuan dan terdapat penamhan angka nol (0) sebanyak tiga kali. Sehingga jika mengacu pada harga gorengan yang dijualnya, harga tahu isi menjadi Rp 1 juta, meskipun mungkin penjual bermaksud menulis harga Rp 1.000.
Penambahan tersebut pun menarik perhatian warganet lain sebagai pengguna Twitter. Unggahan yang telah disukai sebanyak lebih dari 6.200 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun, menuai beragam komentar dari warganet.
Unggahan itu juga membuat imajinasi warganet menjadi liar dengan membayangkan jika memang benar ada harga gorengan sesuai dengan nominal tersebut.
"Itu kedelainya langsung diimpor dari luar," tulis akun @imabitchimabozz.
Baca Juga: Bentuknya Absurd Banget, Potret Gorengan Ini Bikin Pikiran Warganet Ngeres
"Nggak sanggup beli gorengan yang ini," komentar @av0cadoeos.
"Kalau digigit keluar emasnya, makanya mahal," tambah @filterkyuty.
"Harga gorengan ketika inflasi," cuit @ThurTIKrasiviy.
"Tahu harga satu juta gimana ya rasanya," ungkap @O3NMNSI.
Berita Terkait
-
Yossy Penjual Gorengan Cantik Viral, Banyak yang Daftar Jadi Pacar
-
Cantiknya Bikin Salfok, Penjual Gorengan Ini Buat Warganet Pengin ke Jogja
-
Ada yang Goreng AirPods dalam Minyak Panas, Warganet: Jiwa Miskinku Meronta
-
Anti Mainstream, Warganet Ini Bikin Gorengan Berisi Nasi
-
Tanpa Tes! Penjual Gorengan Korban Bully Bisa Kerja di Perusahaan Bonafide
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini
-
Mortal Kombat 2 Raup Puluhan Miliar Sebelum Tayang, Siap Ikuti Kesuksesan Super Mario?
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
XLSMART Latih 25 Ribu Siswa Jadi Talenta Digital, Fokus pada Kreator Konten dan Skill Teknologi
-
3 Model Vivo X500 Series Terdaftar di IMEI, Usung Chipset Kencang Terbaru MediaTek