Suara.com - Ada perubahan besar yang terjadi di antara tiga produsen kontrak yang merakit Apple iPhone. Berbasis di Taiwan, Foxconn merakit sebagian besar unit iPhone tahun demi tahun.
Foxconn pun telah memulai upaya perekrutan tahunan sebanyak hampir satu juta orang untuk mengelola jalur perakitan yang akan menghasilkan perangkat iPhone 12 5G 2020.
Sementara itu, Juli lalu Wistron, produsen kontrak lain yang merakit iPhone untuk Apple di Taiwan, telah menjual divisi yang memproduksi perangkat tersebut ke perusahaan bernama Luxshare.
Luxshare menjadi perusahaan pertama di China daratan yang menghasilkan produk nomor satu Apple. Ada beberapa keuntungan bagi Apple dengan melakukan beberapa produksi handset di China daratan.
Pertama, pekerja pabrik menghasilkan lebih sedikit uang daripada yang mereka lakukan di Taiwan. Selain itu, langkah tersebut memungkinkan Apple menjilat pemerintah China di Beijing. Hal ini tidak boleh diabaikan dengan AS dan China yang masih berselisih dengan pemerintahan Donald Trump yang ingin mengeluarkan teknologi China dari AS.
Perakit iPhone ketiga, yang juga berlokasi di Taiwan, adalah Pegatron. Sebagaimana melansir Phone Arena dari Bloomberg, Senin (17/8/2020), Pegatron membeli sisa pembuat casing iPhone Casetek yang tidak dimilikinya.
Bisnis ini kemudian akan menindaklanjuti dengan mengambil unit publik untuk mengumpulkan 1 miliar dolar AS. Namun, pembelian Casetek sebenarnya merupakan pembelian strategis bagi Pegatron.
Foxconn diyakini prihatin dengan pembelian unit manufaktur iPhone Wistron oleh Luxshare. Jeff Pu, seorang analis GF Securities mengatakan bahwa Pegatron sedang mencoba untuk meningkatkan bisnis komponennya untuk mempertahankan diri dari kebangkitan Luxshare.
"Ini dapat merampingkan beberapa bisnis yang tumpang tindih dengan Casetek," ujar Jeff Pu.
Baca Juga: Apple Watch dan iPad Anyar Diprediksi Meluncur Sebentar Lagi, Ini Detailnya
Tampaknya, Pegatron merasa terancam dengan akuisisi Luxshare atas unit manufaktur iPhone Wistron. Tapi ternyata, Pegatron memiliki 0,57 persen dari Luxshare yang membuka kemungkinan bahwa keduanya bisa bermitra suatu saat nanti.
Foxconn berencana mengikuti strategi Pegatron dengan menggenjot bisnis komponennya agar bisa bersaing dengan kompetitor.
Ketua Foxconn Young Liu mengatakan, selama panggilan pendapatan kuartalan minggu lalu bahwa perusahaan tersebut memindahkan kapasitas manufaktur dari China dan ke Asia Tenggara dan pasar lain untuk menghindari tarif ekspor ke AS.
"Tidak peduli apakah itu India, Asia Tenggara atau Amerika, akan ada ekosistem manufaktur di masing-masingnya," ujar Young Liu.
Liu mengatakan kepada investor bahwa sementara China masih akan menjadi kawasan manufaktur penting sejauh menyangkut Foxconn, "hari-hari di negara itu saat pabrik dunia selesai."
Tahun lalu dia mengatakan bahwa jika perang perdagangan mengharuskan Foxconn untuk memindahkan produksi iPhone dari China jika perlu. Perusahaan telah memproduksi beberapa model iPhone di India melalui Wistron dan Foxconn.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Choi Minho SHINee Pamer Teknologi AI Rumah Pintar yang Makin Personal Milik LG
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking