Suara.com - Ilmuwan terus-terusan melakukan penelitian terhadap cara penularan virus corona (Covid-19), sebagai langkah antisipasi. Tak disangka, ada beberapa perilaku kita yang ternyata memiliki risiko penularan.
Ternyatam bernyanyi tidak lebih berisiko daripada berbicara jika dihubungkan dengan risiko penyebaran virus corona. Para ilmuwan menilai, volume justru merupakan faktor risiko terpenting.
Pekan lalu pemerintah Inggris merevisi pedoman miliknya untuk memungkinkan para profesional maupun nonprofesional melanjutkan latihan dan pertunjukkan, selama menjaga jarak sosial yang sesuai dengan aturan Covid-19 dan menghapus kebutuhan untuk mitigasi ekstra saat bernyanyi.
Keputusan itu diinformasikan oleh sebuah riset para ilmuwan yang berbasis di Universitas Bristol. Mereka meneliti jumlah aerosol dan percikan yang dihasilkan oleh 25 penyanyi profesional, yang melakukan latihan bernyanyi, berbicara, bernapas serta batuk
Para peneliti menemukan bahwa massa aerosol yang dihasilkan meningkat tajam, seiring peningkatan volume saat bernyanyi atau berbicara, sebanyak 20-30 kali.
Namun ,secara substansial bernyanyi tidak memberikan aerosol yang lebih banyak, ketimbang berbicara pada volume yang sama dan tidak terjadi perbedaan signifikan dalam produksi aerosol di antara genre berbeda, seperti paduan suara, teater musikal, opera, jazz, musik rock atau pop.
"Riset membuktikan penularan virus dalam partikel aerosol kecil yang dihasilkan ketika seseorang bernyanyi atau berbicara sama untuk kedua aktifitas yang menghasilkan jumlah partikel yang sama," kata direktur Centre for Doctoral Training in Aerosol Science ESPRC, Jonathan Reid dilansir laman Antara, Sabtu (22/8/2020).
"Penelitian kami memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk rekomendasi COVID-19 bagi tempat seni agar beroperasi secara aman baik bagi pemain maupun penonton, dengan memastikan bahwa ruangan memiliki ventilasi yang tepat untuk mengurangi risiko penularan udara."
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui kemungkinan penularan virus corona melalui udara, setelah sejumlah wabah terkait dengan ruangan di tempat tertutup. Namun,studi tersebut merupakan pracetak, yang artinya belum ditinjau oleh sesama rekan ilmuwan.
Baca Juga: Lebih Cepat Antisipasi, Gejala Covid-19 Bisa Diprediksi
Berita Terkait
-
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko
-
Ilmuwan Temukan 30 Spesies Baru di Perairan Dalam
-
Serpihan Mikroplastik di Samudera Atlantik Bobotnya Mencapai 21 Ton
-
KPAI Minta Siswa dan Guru Wajib Swab Test Corona Sebelum Pembukaan Sekolah
-
Ilmuwan: Risiko Penularan Covid-19 di Pesawat Sangat Tinggi, Ini Buktinya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118