Suara.com - Apakah Kuota Belajar Telkomsel bisa untuk WhatsApp? Pertanyaan itu muncul bagi pengguna Telkomsel yang juga membutuhkan kuota internet untuk akses belajar online.
Kebijakan proses belajar mengajar dilakukan secara daring atau online ini mengakibatkan kebutuhan penggunaan internet meningkat drastis. Mengatasi tingginya pengguna internet, Telkomsel menyediakan paket internet murah untuk para penggunanya.
Oleh karena itu, Telkomsel meluncurkan kuota belajar sejumlah 10GB yang dibandrol harga Rp 10 sebagai dukungan untuk melakukan belajar di rumah secara online.
Kuota belajar ini dapat diakses oleh siswa dan guru yang berlaku selama 30 hari. Layanan kuota belajar ini dapat dibeli mulai dari 21 Agustus 2020 hingga 31 Desember 2020.
Paket Kuota Belajar Telkomsel ini hanya digunakan untuk mengakses aplikasi belajar dan meeting antara lain:
- Zenius
- Quipper
- Udemy
- Duolingo
- Sekolah.mu
- AyoBlajar
- Cambridge
- Cisco Webex
- Google, Meet
- Google Classroom
- Microsoft Teams dan ratusan layanan e-learning kampus maupun sekolah
Namun hal yang disayangkan adalah paket Kuota Belajar Telkomsel 10GB Rp 10 ini tidak dapat digunakan untuk mengakses WhatsApp.
WhatsApp yang tidak termasuk dalam paket Kuoata Belajar Telkomsel ini dikeluhkan oleh siswa, guru, maupun dosen. Padahal proses belajar mengajar sering dilakukan dengan metode diskusi secara daring melalui WhatsApp Group.
Guru maupun dosen kerap kali memberikan informasi dan tugas melalui WhatsApp Group. Selain tidak dapat menggunakan aplikasi WhatsApp, paket Kuota Belajar ini tidak dapat dipakai mengakses media sosial maupun akses game online.
Paket Kuota Belajar Telkomsel ini dapat didapatkan melalui aplikasi MyTelkomsel dengan kuota Paket Internet 10GB seharga Rp 10 atau UMB *363*844# lalu pilih angka 1.
Baca Juga: 7 Fitur WhatsApp Terbaru yang Jarang Diketahui
Aplikasi MyTelkomsel dapat diunduh oleh pengguna Android maupun iOS melalui Play Store maupun App Store.
Cara Pakai Paket Kuota Belajar 10 GB Rp 10 dari Telkomsel
Pelanggan dapat menikmati layanan Kuota Belajar melalui beberapa cara:
- Aplikasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#.
- Kartu Perdana 10GB Kuota Belajar Rp10 (hanya berlaku untuk kartu perdana bertanda Kuota Belajar).
- Paket Renewal 11GB (Kuota Internet 500MB + Kuota Chat 500MB + Kuota Belajar 10GB) Rp5.000 (berlaku untuk sekali pembelian dan dapat diaktifkan oleh nomor kartu perdana bertanda Kuota Belajar).
- Paket pada kartu perdana InternetMax, UnlimitedMax, dan Paket Internet OMG! dengan tambahan Kuota Belajar sebesar 30GB.
Perlu diketahui, Kuota Belajar Telkomsel 10 GB Rp 10 hanya bisa dibeli satu kali. Artinya, jika telah membeli Kuota Belajar 10 GB Rp 10 dan masa berlaku paket tersebut sudah habis, maka Anda tidak bisa membeli kembali kuota tersebut.
Bagi pengguna yang telah membeli Kuota Belajar 10 Gb Rp 10 bisa kembali membeli Kuota Belajar dengan nama Paket Renewal 11 GB Kuota Belajar Rp 5.000. Hanya saja harga yang ditawarkan bukan lagi Rp 10, melainkan Rp 5.000.
Paket tersebut hanya bisa dibeli oleh pengguna yang mengaktifkan Kuota Belajar melalui Kartu Perdana 10 GB Kuota Belajar Rp 10.
Selain itu, layanan tersebut hanya ditawarkan untuk pengguna terpilih saja. Artinya, tidak semua pengguna Telkomsel yang membeli kartu perdana bertanda Kuota Belajar bisa menikmatinya.
Paket tersebut berlaku selama 30 hari dan juga hanya bisa dibeli satu kali. Anda akan mendapatkan 1 GB kuota internet (500 MB kuota semua network + 500 MB kuota untuk WhatsApp dan LINE), dan 10 GB Kuota Belajar.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Perkuat Keandalan Operasi dan Produksi Migas, PHR Resmikan Fasilitas EPF Libo GS
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: Hakim Akui Ada Penyimpangan Prosedural
-
141 Anak dan Perempuan Dipulangkan Usai Demo 27 Agustus, Polisi: Ada yang Bawa Bensin