Suara.com - Game Pokemon Go yang populer dan banyak dimainkan memberikan update terbaru, bahwa game yang dimainkan di HP ini tidak akan lagi mendukung iOS dan Android lama.
Pengembang Niantic mengatakan apabila game Pokemon Go tak bisa diakses bagi pengguna yang masih memakai Android 5.0 ''Lolipop'' atau iOS 10 dan 11.
Pemain dengan perangkat tersebut tidak akan mendapatkan update pada pertengahan Oktober.
Kabar tersebut dibenarkan oleh The Pokemon Go di Twitter bahwa dua ponsel yang lebih tua tidak akan membuat update untuk iOS atau Android dengan sistem operasi yang tertingal.
Dilansir dari laman The Verge, pihak Niantic mengatakan ''iPhone 5S dan 6 hanya memiliki RAM 1GB dan kami tidak ingin menahan pengembangan dan implementasi fitur untuk sebagian besar pemain yang memiliki ponsel lebih kuat.''
Semua hal sudah dipertimbangkan, kinerja pada perangkat tersebut mungkin tidak bagus. Pokemon G0 mungkin tidak terlalu menuntut seperti seberapa judul lainnya, tetapi ia sangat bergantung pada kamera HP pemain, pelacakan GPS, dan perangkat lainnya yang mengimbangi visual 3D dan bisa mengurasi baterai.
Namun sementara itu, perubahan ini hanya akan berdampak pada sebagian kecil dan pemain aktif harian, hal itu tetap akan merugikan orang-orang di seluruh dunia yang tidak ingin update perangkat mereka.
Game Pokemon Go sendiri hingga kini masih sangat populer, pihak pengembang Niantic Labs mengatakan bahwa 2019 adalah tahunn yang paling menguntungkan sejak game augmented reality diluncurkan.
Sebuah perusahaan analisis game dan aplikasi seluler, Sensor Tower mengatakan popularitas game Pokemon Go tidak mengalami penurunan selama pandemi.
Baca Juga: Sudah Lama di Android, Fitur YouTube Ini Baru Muncul di iOS
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation