Suara.com - Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) dr Pandu Riono, menilai era globalisasi membuat penanganan pandemi virus corona (Covid-19), makin sulit terkendali.
Pandu menjelaskan, di era globalisasi mobilitas penduduk kian masif antar negara sehingga membuat penularan virus cepat menyebar.
"Jadi di zaman globalisasi ini membuat penyakit ini sulit dikontrol karena penerbangan mobilitas penduduk luar biasa," kata Pandu dalam diskusi Crosscheck Medcom, Minggu (6/9/2020).
Indonesia, kata Pandu, juga menjadi salah satu negara yang terdampak Covid-19 akibat globalisasi. Di mana, penularan pertama terjadi melalui kontak antara orang asing dengan warga negara Indonesia.
"Indonesia terpengaruh karena adanya lima-enam pelabuhan internasional yang terhubung satu sama lain," ucapnya.
Sebagai informasi, hingga Sabtu (5/9/2020) tercatat 190.665 orang Indonesia telah positif Covid-19, 46.324 di antaranya dirawat, 136.401 orang sembuh, dan 7.940 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
-
100 Dokter RI Gugur Lawan Corona, Jumlahnya Terendah di Asia Tenggara
-
Belum Ada Vaksinnya, Ini Alternatif Lain Lindungi Anak-anak dari Covid-19
-
Muncul Klaster Long Weekend di Jakarta, Epidemiolog Ungkap Pemicunya
-
Lima Kali Perpanjang PSBB, Anies Harus Tegas Terapkan Sanksi di Jakarta
-
Banyak Kepala Daerah Kena Corona, Epidemiolog: Seminggu Sekali Wajib Rapid
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Harga Redmi Buds 8 Cuma Rp500 Ribuan: Ada Fitur ANC, Baterai Tahan 44 Jam
-
Bocoran Assassin's Creed Black Flag Resynced, Hadir dengan Grafis Lebih Megah
-
68 Kode Redeem FF Max Terbaru 21 April 2026: Klaim Diamond, Skin Motor, dan Booyah Fist
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 21 April 2026, Kesempatan Raih Gems dan Upgrade Pemain
-
Tablet Murah Rp2 Jutaan Anyar, Redmi Pad 2 SE 4G Andalkan Chipset Snapdragon Mumpuni
-
Jabra Luncurkan Headset AI dan Video Conference Canggih untuk Kerja Hybrid 2026
-
Profil John Ternus: CEO Apple Anyar Pengganti Tim Cook Dikenal Sebagai Sosok 'Inovator'
-
Transformasi Supply Chain Berbasis Data, Cara Baru Tingkatkan Efisiensi dan Kurangi Risiko
-
Bocoran Motorola Razr 70 Ultra: Upgrade Baterai Jadi Senjata Utama Lawan Samsung?
-
3 Keunggulan POCO M8s 5G, HP Murah dengan Layar 144 Hz dan Baterai 7.000 mAh