Suara.com - Instagram telah mengumumkan bahwa memiliki banyak pengikut tidak akan lagi membantu memverifikasi pengguna di platform.
Kepala Instagram Adam Mosseri menjelaskan bahwa perubahan itu terjadi karena perusahaan meninjau cara-cara Instagram dapat meremehkan kelompok orang tertentu, tulis pernyataan dalam postingan blog.
Selama dua bulan terakhir, Instagram mengatakan, telah meninjau praktik verifikasinya dan caranya mengukur "kelayakan".
"Sebuah akun harus memenuhi kriteria tertentu sebelum kami memverifikasinya", tulis Mosseri, dilansir laman Independent, Minggu (13/9/2020).
Menurutnya, perusahaan sekarang telah memperluas daftar sumber pers yang dipertimbangkan dalam proses untuk menyertakan lebih banyak media Hitam, LGBTQ +, dan Latinx.
“Meskipun jumlah pengikut tidak pernah menjadi persyaratan untuk diverifikasi melalui formulir dalam aplikasi (yang dapat diajukan siapa saja), kami memiliki sistem tertentu yang memprioritaskan akun dengan pengikut tinggi untuk membantu melewati puluhan ribu permintaan yang diterima setiap hari. Kami telah menghapus ini dari bagian otomatis proses," lanjutnya.
Berita itu muncul di antara sejumlah perubahan lain yang dibuat Instagram.
Instagram telah memperbarui kebijakannya untuk secara lebih spesifik menjelaskan ujaran kebencian, seperti konten yang menampilkan wajah hitam, stereotip tentang orang Yahudi, dan ancaman pemerkosaan.
Instagram mengatakan, sekarang akan menonaktifkan akun apa pun yang membuat ancaman ini, daripada hanya menghapus konten.
Baca Juga: Kurang dari Satu Menit! Cara Mengubah Nama di Instagram
Akun bisnis dan kreator sekarang juga dapat mengelola siapa yang dapat mengirim pesan langsung, untuk mengurangi pelecehan.
Ia juga mengatakan, akan memperluas peringatan komentar untuk menyertakan komentar di Live, sehingga orang akan diminta untuk mempertimbangkan kembali komentar yang mungkin menyinggung sebelum mereka diposting. Langkah ini mirip dengan eksperimen yang sedang dijalankan Twitter.
Terakhir, Instagram mengubah algoritme untuk mengatasi bias. Pada Juni lalu, Mosseri mengatakan bahwa mereka sedang melihat bagaimana kebijakan, alat, dan prosesnya memengaruhi orang kulit hitam, tetapi tidak jelas tentang perubahan yang akan dibuatnya.
Sekarang, perusahaan mengatakan telah membuat "tim Ekuitas" untuk fokus pada pemahaman yang lebih baik dan mengatasi bias dalam pengembangan produk dan pengalaman orang-orang.
Tim ini akan bekerja untuk memastikan keadilan algoritmik dan membuat fitur baru yang menanggapi kebutuhan komunitas yang kurang terlayani.
Tag
Berita Terkait
-
Instragram Uji Coba Melihat Story Lewat Facebook
-
Heboh Kata 'Anjay', Pemuda Bernama Anjir ini Jadi Sorotan
-
Waspadai Akun Palsu Instagram, Facebook Bisa Tuntut Penjualnya
-
Ramai Gugatan RCTI, Warganet: Bisa Masuk Penjara Gegara Live Instagram?
-
Facebook Diduga Kumpulkan Pindai Pengenalan Wajah Jutaan Pengguna Instagram
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
HP Murah dengan Snapdragon 6 Gen 3, Skor AnTuTu POCO M8 5G Tembus 800 Ribu
-
Telkom Gandeng Palo Alto Networks, Siapkan Talenta Muda Hadapi Ancaman Siber Masa Depan
-
Halo Campaign Evolved Bakal Rilis 2026: Fitur Terungkap, Gunakan Unreal Engine 5
-
27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 3 Januari 2026: Ada Arsenal 110-115 dan Shards
-
Internet Jadi Kunci Arus Balik Nataru, Komdigi Pantau Jaringan 24 Jam
-
IDC Prediksi Pengiriman PC 2026 Anjlok hingga 9 Persen, Efek Domino Ledakan AI Mulai Terasa
-
58 Kode Redeem FF Terbaru 3 Januari: Raih HRK, Emote 2026, dan Bundle Mr Icy
-
Moto X70 Air Pro Lolos Sertifikasi, Bawa RAM 16 GB dan Chip Anyar
-
MediaTek Dimensity 7100 Resmi Meluncur, Infinix Note Edge Bakal Jadi yang Pertama?
-
Oppo Reno15 Series Mulai Pre-Order di Indonesia, Siap Jadi Smartphone Paling Lengkap di Kelasnya