Suara.com - Kolaborasi antara PUBG Mobile dan girlband kenamaan Korea Selatan, BLACKPINK memang sudah santer terdengar. Bukan lagi isapan jempol belaka, sepertinya kolaborasi ini akan segera diwujudkan.
Kerja sama antara PUBG Mobile dan BLACKPINK ini terungkap berdasarkan video teaser yang diunggah di akun media sosial game mobile populer ini. Selain melalui video teaser, ide kolaborasi ini juga diungkap melalui akun Twittter PUBG Mobile.
Jauh sebelum dicurigai akan berkolaborasi dengan seluruh member BLACKPINK, PUBG Mobile dicurigai sebelumnya akan berkolaborasi dengan salah satu member BLACKPINK yaitu Lisa.
Melansir dari Allkpop, dalam foto teaser selanjutnya nampak empat perempuan di dalam mobil yang membawa desain warna pink yang mencolok.
Makin mengisyaratkan mengenai kolaborasi antara PUBG Mobile dan BLACKPINK, terlihat dari bagian spion mobil, light stick BLACKPINK yang membuat banyak penggemar menantikan kolaborasi keduanya ini.
Sayangnya, walaupun sudah banyak kode beredar terkait kerja sama antara PUBG Mobile dan BLACKPINK, masih belum diketahui kepastian kabar ini. Baru pada hari ini, Kamis (17/9/2020), PUBG Mobile akhirnya memberikan konfirmasinya.
Benar saja, game mobile populer ini menjalin kerja sama dengan girlband bentukan YG Entertainment yaitu BLACKPINK. Foto teaser mengenai kolaborasi keduanya ini bahkan resmi diumumkan.
Sudah sangat dinantikan, penggemar rupanya dibuat excited menyambut kolaborasi besar antara PUBG Mobile dan girlband asal Korea Selatan yang beranggotakan Jennie, Lisa, Rose dan Jisoo ini.
Sebagai salah satu game mobile paling populer di dunia dengan basis pemain terbesar di Amerika Selatan hingga Arab Saudi, memang bukan hal yang tidak mungkin jika nantinya PUBG Mobile benar berkolaborasi dengan BLACKPINK.
Baca Juga: Melesat, PUBG Mobile Hasilkan Rp 52 Triliun dari Microtransaction
Sayangnya, masih belum diketahui dengan pasti mengenai bentuk kerja sama apa yang akan dilakukan antara PUBG Mobile dan BLACKPINK. Namun, kolaborasi ini benar-benar perlu dinantikan ya.
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Kolaborasi dengan QoryGore Sambut Era Baru Versi 1.0
-
Jadi Rusher Handal, Pesona BTR Alice Curi Perhatian Penggemar
-
Sama-sama Pakai Rok Mini, Ini Perbedaan Gaya Member BLACKPINK
-
PUBG Mobile Diblokir, Gamer India Beralih ke Free Fire dan Call of Duty
-
Dominasi Terminator, Bigetron RA Juara Regular Season PMPL ID S2
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan