Suara.com - NASA telah menunda peluncuran misi SpaceX Crew-1 hingga awal atau pertengahan November mendatang.
Nantinya, misi tersebut akan membawa tiga astronot NASA dan seorang astronot dari badan antariksa JAXA Jepang, ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.
"Awalnya dijadwalkan pada 31 Oktober, misi enam bulan yang direncanakan ini ditunda untuk memberikan waktu menyelesaikan masalah dengan generator gas mesin tahap pertama pada roket Falcon 9," kata NASA dalam sebuah pernyataan dilansir laman The Verge, Selasa (13/10/2020).
Ketika diluncurkan, astronot Amerika Michael Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker, ditambah astronot Jepang Soichi Noguchi, akan berada di atas misi awak operasional pertama SpaceX ke ISS.
Crew-1 adalah salah satu dari enam misi yang direncanakan SpaceX untuk dikirim ke ISS berdasarkan kontrak dengan NASA, diberikan pada 2014 sebagai bagian dari Program Kru Komersial yang membawa perusahaan sektor swasta ke dalam program luar angkasa AS.
Penerbangan Crew Dragon pertama SpaceX, DM-2 atau Demo-2 adalah misi uji coba yang membawa astronot NASA Doug Hurley dan Bob Behnken ke ISS pada Mei lalu untuk kunjungan dua bulan.
Crew Dragon berlabuh dengan ISS dan kembali dengan selamat ke Bumi pada 2 Agustus lalu. Hal ini memberikan NASA data yang dibutuhkan untuk mensertifikasi perjalanan reguler ke dan dari ISS dengan astronot di masa depan.
Berita Terkait
-
Dampak Covid-19, NASA Tunda Misi ke Bulan Saturnus
-
Misi ke Bulan, NASA Uji Coba Baju Antariksa di Bawah Air
-
NASA Luncurkan Toilet dan Serum Wajah ke Luar Angkasa, Bisa Ditonton Live
-
Seorang Astronot NASA Berencana Berikan Suara saat Pemilu dari Luar Angkasa
-
NASA Bagikan Detail Rencana Pendaratan Manusia di Bulan pada 2024
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis