Suara.com - Lebih dari selusin paus telah mati setelah terdampar di pantai di Selandia Baru. Departemen Konservasi mengatakan, terdampar massal terjadi di Corolamdel di Pulau Utara negara itu.
Departemen itu mengungkapkan bahwa kelima paus pilot mati ditemukan pada Sabtu malam (17/10/2020), di sebuah lokasi yang dianggap sebagai lokasi terdampar aslinya.
Pada Minggu pagi (18/10/2020), 19 paus telah terdampar lagi dan mati di tanjung berbatu, menurut Stuff dilansir laman Mirror.
"Meskipun air pasang sekitar jam 9 malam pada Sabtu malam telah memungkinkan paus yang terdampar untuk mengapung kembali, anggota kelompok itu menahan diri pagi ini - termasuk beberapa di singkapan berbatu di teluk," kata Departemen itu dalam sebuah pernyataan di akun Facebook-nya.
"Sayangnya, sekitar selusin ekor tewas setelah tertahan di bebatuan pagi ini. Namun, kami didorong oleh fakta bahwa sebagian besar paus yang terdampar telah bergabung kembali ke dalam kelompok pagi ini dan telah didampingi ke perairan dalam," tulis keterangan tersebut.
Daren Grover, manajer umum kelompok penyelamat Proyek Jonah, mengatakan paus itu telah memisahkan diri dari kelompok utama.
“Ini bukanlah hasil yang selalu kami harapkan. Sangat menyedihkan bahwa mereka terdampar dan mati," ujarnya.
Grover menggambarkan Colville Bay sebagai lokasi yang cukup berbahaya karena airnya yang dangkal dan berlumpur. Kini, penyelamat bekerja untuk memastikan sisa polong tetap berada di air yang lebih dalam.
Relawan menambahkan bahwa mereka berencana untuk menempatkan perahu sebagai semacam penghalang dalam upaya untuk mengusir paus dari pantai.
Baca Juga: Hampir 400 Bangkai Paus Harus Dievakuasi dari Pulau Tasmania
Tercatatkan, hampir 400 paus mati di tempat yang dianggap sebagai terdampar terbesar di Australia.
Pada akhir September lalu, ratusan paus pilot bersirip panjang ditemukan terdampar di pantai barat Tasmania. Tidak sepenuhnya dipahami mengapa paus terdampar, tetapi spesies tersebut diketahui rentan terdampar.
Terdampar, salah satu yang terbesar yang pernah tercatat secara global, melampaui rekor nasional sebelumnya sebesar 320 ekor di Australia Barat pada 1996.
Berita Terkait
-
Waduh! Ratusan Paus Terdampar Misterius di Pulau Tasmania
-
Misterius! Ratusan Paus Terdampar di Pesisir Pulau Tasmania
-
Ratusan Paus Pilot Terdampar di Pantai Tasmania, 25 Mati
-
Hiu Paus Tutul Mati Terdampar di Kulon Progo, Diduga Tak Kuat Tahan Ombak
-
Viral! Video Paus Raksasa Terdampar di Hutan Bakau dalam Keadaan Mati
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
5 Drawing Tablet Terbaik yang Bikin Desain Makin Jago, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Cara Mengunci Aplikasi di HP Samsung, Xiaomi dan OPPO Tanpa Aplikasi Tambahan
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp1 Jutaan Terbaru 2026
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 24 Maret 2026, Ada Bug Hadiah Gratis Tanpa Starpass
-
Berapa Harga Samsung Galaxy A17 Sekarang? Cek Update Terbaru Maret 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Mulai Rp1 Jutaan Maret 2026, Anti Ngelag dan Baterai Awet
-
5 HP Harga Rp2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar, Cocok untuk Multitasking dan Fotografi
-
Update Harga iPhone Maret 2026, Setelah Lebaran Bakal Naik?
-
Tecno Spark 50 5G Muncul di Teaser: Desain Baru Lebih Stylish, Siap Rilis dengan Baterai Jumbo?
-
5 Cara Jaga Silaturahmi Setelah Lebaran via WhatsApp: Tips Praktis Biar Tetap Dekat Meski Jauh