Suara.com - Siapa yang tidak tahu keunikan audiens Twitter, mulai dari karakter unik mereka, latar belakang beragam, percakapan yang tercipta, opini yang terbentuk, dan hal-hal lainnya.
Salah satu fitur Twitter yang semua orang mungkin tahu, tapi hanya sedikit yang mengerti bagaimana fitur itu bekerja adalah Trending Topic. Berikut ini adalah delapan hal yang perlu diketahui tentang trending topic di Twitter.
1.Tren ditentukan oleh algoritma.
Secara otomatis, tren disesuaikan untuk pengguna berdasarkan akun yang mereka ikuti, minat, dan lokasi Anda. Namun, pengguna juga dapat mengubahnya dengan memilih tren berdasarkan lokasi (misalnya, Indonesia) dan mereka dapat menemukan topik populer di kalangan orang-orang dalam lokasi geografis tertentu.
2. Jika ada pemahaman bahwa tren ditentukan oleh jumlah Tweet, itu salah.
Tren menunjukkan apa yang sedang dibicarakan di Twitter saat itu juga. Tren tidak ditentukan hanya dari jumlah Tweet tentang topik tertentu. Tren mencerminkan apa yang terjadi saat ini dan membantu Anda menemukan topik diskusi terhangat yang sedang dibicarakan di Twitter.
3. Tren = tagar?
Tidak. Tagar memang bagian dari tren, namun kata dan frasa juga menjadi faktor yang menentukan. Twitter juga mengelompokkan tagar-tagar yang saling terkait, seperti #MalamJumat dan #Kamistis yang keduanya dapat dinyatakan dengan #MalamJumat.
4. Bagaimana melihat Tweet yang menjadi bagian dari sebuah trending topic?
Baca Juga: Twitter Down di Sejumlah Negara, Termasuk Indonesia
Klik atau sentuh salah satu trending topic yang ada pada daftar dan Anda akan melihat hasil pencarian tren tersebut. Akan terlihat semua Tweet yang berisi frasa, kata atau tagar. Untuk melihat Tweet yang telah terdahulu yang tidak lagi terdaftar, Anda dapat menggunakan pencarian Twitter.
5. Apakah saya bisa berpartisipasi dalam trending topic?
Bisa! Tweet kata, frasa atau tagar yang sama seperti yang muncul di daftar tren dan Anda sudah menjadi bagian dari percakapan yang terkait dengan trending topic tersebut. Twitter juga menyaring pencarian demi kualitas. Untuk memahami jenis perilaku yang dapat menyebabkan Tweet Anda lolos proses pemilihan, baca tentang peraturan dan pembatasan pencarian Twitter.
6. Apakah trending topic memiliki keterangan?
Terkadang, seperti sejumlah Tweet atau konteks yang dipersonalisasi seperti siapa saja yang berada di ruang lingkup jaringan Anda yang menge-Tweet tentang topik tersebut.
Saat volume Tweet diperlihatkan, Anda dapat melihat bahwa tidak selamanya jumlah Tweet yang banyak berada di deretan atas tren dibandingkan dengan jumlah yang lebih sedikit. Seperti yang disebutkan pada poin nomor dua di atas, tren tidak selalu ditentukan dengan jumlah Tweet sebuah topik tertentu, namun mencerminkan apa yang terjadi saat ini.
Berita Terkait
-
Emotikon dan Retweet, Taktik Baru Demonstran Thailand Sampaikan Aspirasi
-
Driver Ojol Berbalas Chat dengan Rossa, Warganet: Auto Nyanyi Dong!
-
Viral Pembeli Salah Transfer Ongkir Jutaan Rupiah, Warganet Malah Curiga
-
Viral Chat Tanya Tanggal Jadian ke Mantan, Endingnya Malah Bikin Nyesek
-
Bikin Nyesek, Ketemu Mantan di Tempat Kerja dan Lakukan Hal Tak Terduga
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik