Suara.com - Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dodo Gunawan mengatakan bahwa pada November sebanyak 38 persen zona musim (Zom) akan memasuki penghujan. Curah hujan juga akan di atas normal akibat fenomena La Nina.
Dodo juga menjelaskan bahwa sejak Oktober, sudah 32 persen Zom memasuki musim hujan. Tetapi pada November, jelas dia, curah hujan akan lebih tinggi.
"November akan menjadi 38 persen dengan curah hujan normal sampai atas normal atau lebih basah," kata Dodo dalam webinar Asosiasi Ahli Atmosfer Indonesia (A3I) dengan tema La-Nina dan Musim Hujan 2020-2021 - Strategi Antisipasinya yang dipantau di Jakarta, Senin (2/11/2020).
Dia mengimbau untuk mewaspadai kondisi hujan di atas normal pada November terutama di Sulawesi, Maluku dan Papua. Di samping memasuki musim penghujan, kondisi tersebut juga dipengaruhi dengan anomali iklim La Nina yang saat ini berkembang di Samudra Pasifik Ekuator.
La Nina adalah sebuah fenomena yang ditandai dengan suhu lebih dingin di kawasan Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, sementara di bagian barat lebih panas, yang memicu meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia.
Akibat La Nina bisa terjadi peningkatan curah hujan hingga 40 persen. Hal tersebut perlu diantisipasi terlebih lagi di musim hujan karena dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, gelombang tinggi dan angin kencang.
La Nina diprediksikan akan berlangsung hingga 2021 dan terus berkembang dengan intensitas sedang atau moderate.
Menurut Dodo, dampak La Nina tidak seragam di seluruh wilayah, karena itu perlu kewaspadaan dini menghadapi periode musim hujan dan puncak musim hujan. [Antara]
Baca Juga: Ini Daftar Daerah Berpotensi Banjir sejak November 2020 - Januari 2021
Berita Terkait
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Hujan Lebat Disertai Petir Intai Langit Jabodetabek Hari Ini
-
Riau Bhayangkara Run 2026 Kembali Digelar, Polda Riau Siapkan Event Lari Terbesar di Sumatera
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 25 Mei 2026: Bocor Exchange UTOTS dan Klaim Koin Jutaan
-
39 Kode Redeem FF Terbaru 25 Mei 2026: Ada Spesial FFWS Berhadiah, MP40 Cobra Cuma-cuma
-
Paris Jadi Tuan Rumah Esports World Cup 2026
-
5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
-
Update Harga Samsung Galaxy S Series Terbaru, Mana Flagship Paling Worth It?
-
Terpopuler: Harga Flagship Xiaomi, 4 HP Terbaru Rp2 Jutaan Spek Kamera dan Baterai Mantap
-
Blackberry Comeback 2026, Bukan Sekedar HP Tapi Keamanan Siber Paling Dicari
-
5 Cara Download Video TikTok Tanpa Watermark dengan Mudah, Kualitas Tetap Bagus
-
Customer Data Management Jadi Kunci Dorong Performa Bisnis di Era Personalisasi Berbasis Data
-
37 Kode Redeem FF Terbaru 24 Mei 2026: Sikat Sekarang, Skin SG2 Super Langka Menanti