Suara.com - WhatsApp pada pekan ini memperkenalkan fitur baru, yang membuat pesan bisa secara otomatis hilang dalam waktu tertentu setelah dikirim. Setelah waktu yang ditentukan, pesan itu akan hilang baik di gawai pengirim maupun penerima.
Saat ini fitur baru tersebut hanya tersedia dalam pilihan waktu 7 hari. Artinya 7 hari setelah dikirim, pesan itu akan lenyap di ponsel penerima maupun pengirim.
WhatsApp bilang fitur baru ini akan membantu menjaga kerahasiaan informasi dan privasi di dalam aplikasi tersebut, demikian dilansir dari BBC, Kamis (5/11/2020).
Fitur baru ini akan tersedia di aplikasi WhatsApp di seluruh dunia mulai akhir November mendatang. Belum diketahui tanggal spesifik kehadiran fitur ini di Tanah Air.
Meski demikian, pengguna masih bisa mengakali fitur baru ini. Jika penerima ingin menyimpan pesan-pesan yang disetting bisa menghilang otomatis, mereka bisa melakkan screenshot atau mem-forward pesan tersebut ke pihak lain.
Fitur baru ini merupaka bagian dari deretan pembaruan WhatsApp yang dilakukan di akhir 2020. Sebelumnya WhatsApp baru saja meluncurkan fitur yang mempermudah pengguna menghapus file-file besar di dalam aplikasi.
Sebelumnya WhatsApp juga memperkenalkan fitur senyap atau mute yang bisa berlangsung selamanya.
Berita Terkait
-
1 Miliar Pengguna WhatsApp Kini Pakai Passkey, Keamanan Akun Makin Diperkuat
-
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
-
Banyak Keluhan Akun WhatsApp Diblokir Sepihak, Kemkomdigi Panggil Meta Minta Penjelasan
-
Waspada WhatsApp Kena 'Account in Review', Segera Atur Privasi Grup Biar Orang Asing Tak Bisa Add
-
Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
-
Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih
-
Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?
-
Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla
-
BEI Targetkan Penghapusan Harga Minimum Rp50 Berlaku Akhir September