Suara.com - Robot penjelajah terbaru Mars milik NASA yang disebut Perseverance akan mendarat di Planet Merah kurang dari 100 hari.
Perseverance adalah bagian dari misi Mars 2020 dan bertugas untuk berburu kehidupan. Diluncurkan pada 30 Juli, robot seukuran mobil itu dijadwalkan mendarat di dalam Kawah Jezero selebar 45 km pada 18 Februari 2021.
Dengan semakin dekatnya waktu pendaratan, tim di balik misi Perseverance akan sibuk untuk penanganan robot ini.
"Antara memeriksa pesawat ruang angkasa dan merencanakan serta mensimulasikan operasi pendaratan dan permukaan, kami seluruh tim tetap siaga, bekerja menuju eksplorasi kami di Kawah Jezero," kata John McNamee, manajer proyek misi dari Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan, seperti dikutip Space.com pada Jumat (13/11/2020).
Misi senilai 2,7 miliar dolar AS ini akan menggunakan strategi pendaratan yang dipelopori robot penjelajah pendahulunya yang disebut Curiosity dengan bantuan derek bertenaga roket yang akan menurunkan Perseverance ke permukaan Jezero dengan kabel, lalu terbang untuk mendarat di jarak yang aman.
Perseverance akan menggunakan rangkaian instrumen canggih terbarunya untuk berburu tanda-tanda kehidupan di Mars. Kawah itu diyakini menampung sebuah danau dan delta sungai miliaran tahun yang lalu, menjadikan wilayah tersebut tujuan yang ideal untuk Perseverance memburu sampel kehidupan.
Penjelajah juga akan mengumpulkan dan menyimpan sampel untuk kembali ke Bumi di masa depan dan mendemonstrasikan teknologi yang dapat membantu eksplorasi Mars di masa mendatang.
Salah satu instrumen yang disematkan pada Perseverance adalah MOXIE, kependekan dari Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment. Instrumen ini akan menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang tipis dan didominasi karbon dioksida.
Menurut pejabat NASA, versi MOXIE yang ditingkatkan dapat membantu umat manusia mendapatkan pijakan di Mars. Badan antariksa itu berencana untuk meluncurkan misi berawak ke Mars pertamanya sekitar pada tahun 2030-an.
Baca Juga: NASA Siap Bawa Pulang Sampel Batuan Mars ke Bumi
Selain itu, Perseverance juga membawa helikopter mini pertama yang disebut Ingenuity. Setelah penjelajah mendarat dan menemukan tempat yang cocok untuk helikopter melakukan uji penerbangan, Ingenuity akan melepaskan diri dari Perseverance dan melakukan beberapa penerbangan singkat ke langit Mars. Ini merupakan misi eksperimental yang akan menjadi penerbangan pertama menggunakan helikopter di planet selain Bumi.
Jika Ingenuity berhasil, misi Mars di masa depan dapat menggunakan helikopter untuk mengumpulkan data di tempat-tempat yang sulit dijangkau dan berfungsi sebagai pengintai untuk penjelajah.
Sementara itu, badan antariksa Uni Emirat Arab dan China juga telah meluncurkan masing-masing satu misi Mars yang diprediksi akan tiba di Planet Merah pada Februari 2021. Uni Emirat Arab mengirim pengorbit cuaca bernama Hope sedangkan China meluncurkan misi Tianwen-1 yang mencakup pengorbit, pendarat, dan penjelajah Mars.
Berita Terkait
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa
-
Astronaut Mesti Belajar Jalan Lagi, Settingan Gak Sih?
-
Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis
-
Ilmuwan AS Tewas dan Hilang Beruntun, dari Peneliti Nuklir hingga Pengamat UFO
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Bocoran Tanggal Pre-Order GTA 6 Beredar, Saham Take-Two Langsung Melesat
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Honor X7d: Memori 512 GB, HP Midrange Terbaru di Indonesia
-
HP Flagship Sony Xperia 1 VIII Viral Pamer Kamera AI, Malah Jadi Bahan Meme
-
2 Produk Wearable Xiaomi Rilis Bulan Ini: Ada TWS dan Gelang Pintar
-
Jadwal MPL ID S17 Week 8: Bigetron vs Geek Fam Jadi Laga Penentu Playoff
-
5 Rekomendasi HP OPPO RAM Besar 2026, Cocok untuk Gaming hingga Multitasking
-
Baru Rilis, Subnautica 2 Langsung Terjual 2 Juta Kopi dalam Waktu Setengah Hari
-
Cara Ikut Korea Kaja Vol.3 by.U, Ada Hadiah Liburan ke Korea dan Nonton K-Pop Awards
-
Forza Horizon 6 Banjir Review Positif: Salah Satu Game Terbaik, Lampaui Resident Evil
-
Tablet iQOO Pad 6 Pro Segera Rilis: Libas Game Berat Resolusi 4K, Skor AnTuTu 4 Juta