Suara.com - Sempat begitu ketat dengan melarang deretan aplikasi asal China, kini pemerintah India memberikan kelonggaran dengan memberikan izin ke aplikasi China untuk kembali ke negaranya. Salah satu aplikasi tersebut adalah TikTok.
Kabar mengenai kembalinya aplikasi TikTok ke pasar India ini disampaikan sendiri oleh Nikhil Gandhi selaku Head TikTok. Hal ini ia sampaikan melalui surat edaran yang dikirimkan kepada para karyawan.
Mengutip Gadgets NDTV, keputusan kembalinya TikTok ke pasar India ini disambut baik oleh penggemar bahkan Nikhil Gandhi sendiri. Dirinya begitu optimis mengenai hasil positif yang akan dibawa TikTok ke India.
Lebih lanjut, Nikhil Gandhi berharap agar karyawan TikTok tetap berupaya yang terbaik agar aplikasi yang sedang tenar saat ini bisa kembali beroperasi ke India.
Dalam surat edaran tersebut, dirinya juga menyebut jika perusahaan aplikasi TikTok dapat terus berupaya mematuhi aturan lokal mengenai privasi dan persyaratan keamanan di negara tersebut.
Guna meraih tujuan tersebut, pihak aplikasi TikTok berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah India di masa mendatang agar dapat berdedikasi dalam pembuatan konten yang lebih baik.
Nikhil Gandhi kedepannya bersama karyawan aplikasi TikTok akan berusaha meredam kekhawatiran pemerintah India terkait aplikasi tersebut.
''Klarifikasi kamu telah diserahkan ke pemerintah dan kami akan terus meredakan kekhawatiran yang mungkin dimiliki pemerintah. Bersama dengan karyawan, kami tetap berdedikasi pada pengguna dan kreator yang menjadikan TikTok sebagai sumber penghasilan,'' ungkap Nikhil Gandhi.
Mendapat sedikit kelonggaran mengenai kembalinya beberapa aplikasi China seperti TikTok dan PUBG Mobile ke Indonesia, ke depannya diharapkan banyak aplikasi lainnya yang kembali bisa diakses di India.
Baca Juga: Jokowi Yakin India Jadi Mitra Strategis ASEAN Di Bidang Medis
Berita Terkait
-
Ditolak saat Komplain HP Rusak, Pria 40 Tahun Bakar Diri depan Konter
-
Ustaz Maaher: Main TikTok Haram, Penggunanya Pelacur dan Bencong
-
China Akhirnya Ucapkan Selamat Pada Joe Biden dan Kamala Harris
-
Pemuda Tewas Dibunuh Pacar Pakai Ulekan, Pelaku Langsung Kabur
-
Viral! Anak-anak Ditanya soal Peribahasa, Jawabannya Bikin Emosi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online