Suara.com - Zoom rilis fitur baru yang dirancang untuk menghapus dan melaporkan Zoombombers atau peserta yang tak dikenal dalam istilah Zoom, yang membobol dan mengganggu pelaksanaan meeting.
Dikutip dari Cnet, Selasa (17/11/2020), fitur pertama yang dikenalkan adalah Suspend Participant Activities. Fitur ini memungkinkan host atau tuan rumah bisa menjeda meeting, menghapus peserta yang tak diundang, dan melaporkan kepada tim Zoom.
"Setelah host melaporkan peserta yang mengganggu, mereka dapat mengaktifkan kembali fitur meeting seperti video, audio, chat, hingga share screen, yang sebelumnya dijeda karena memblokir pengganggu," jelas Cnet dalam laporannya.
Tak hanya untuk host, fitur blok ini juga disediakan bagi para peserta. Zoom menamainya sebagai Report by Participants. Dengan fitur ini, para peserta rapat bisa melaporkan pengganggu dengan mengklik ikon keamanan di kiri atas.
Selain itu, Zoom juga menambahkan fitur bernama At Risk Meeting Notifier. Fitur ini bisa memindai postingan publik terkait tautan link Zoom yang tersebar di seluruh media sosial.
"Jika pengguna tak diundang menemukan informasi rapat yang diposting ini, juga berisiko tinggi untuk diretas, maka Zoom akan memberi tahu admin melalui email," tulis Cnet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak