Suara.com - Game PUBG Mobile memulai musim permainan baru dengan kehadiran item, monster, dan mekanik terbaru. Aktivitas game baru ini dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber.
Menurut data Kaspersky, telah ditemukan ratusan halaman phishing yang bertujuan untuk mencuri akun PUBG Mobile.
Kaspersky mengidentifikasi setidaknya 260 halaman phishing yang menawarkan kesempatan kepada pemain untuk memenangkan item baru. Untuk mendapatkan hadiah tersebut, pemain hanya perlu mengirimkan akun game melalui profil Twitter atau Facebook.
Setelah entri gagal, pemain akan diminta untuk memberikan informasi tambahan, termasuk nama alias yang digunakan pemain dalam game, nomor telepon, dan detail pribadi lainnya.
Akibatnya, pelaku kejahatan tidak hanya mendapatkan akun media sosial pengguna, tetapi juga detail pribadi tambahan tersebut untuk mendapatkan akun game pemain yang akan dijual kembali.
"Para pelaku kejahatan siber jelas mempersiapkan diri mereka dengan sangat baik untuk menyambut musim permainan baru. Halaman phishing yang kami temukan dirancang dengan cara yang sangat meyakinkan, baik dalam desain maupun antarmuka, yang biasanya sangat familiar bagi para gamer," kata Tatyana Shcherbakova, pakar keamanan Kaspersky dalam pernyataan pada siaran pers yang diterima Suara.com.
Untuk menghindari menjadi korban phising dengan skema tersebut, Shcherbakova merekomendasikan para gamer untuk tidak turut bergabung dalam undian apa pun selain dari situs web game resmi.
Selain itu, selalu periksa informasi melalui sumber resmi. Jika aktivitas yang ditawarkan benar-benar ada, para pengembang game tidak mungkin merahasiakannya.
Meski begitu, skema ini bisa sangat meyakinkan dan pemain harus melihatnya dengan teliti. Jika tidak, kemungkinan pemain tidak akan mengenali penipuan tersebut. Sebaiknya gunakan solusi keamanan yang andal sehingga pemain akan dicegah saat mengunjungi halaman phishing.
Tag
Berita Terkait
-
PUBG Mobile Raih Rekor Dunia dari Lapangan Banteng Jakarta
-
Game Survival Baru dari Kreator PUBG Telah Tiba, Early Access Dibuka
-
41 Ribu Siswa di Nias Nikmati Sekolah Gratis Program PUBG Mulai Tahun Depan
-
Pemerintah Korsel Turun Tangan usai Game PUBG Terancam Diblokir Prabowo
-
PUBG Mobile Terancam Diblokir Prabowo, Komdigi Minta Game Online Patuh Aturan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?